MASOHI,AT-Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah ikut ujian kedinasan, Kamis (27/7). Ujian berlangsung di SMP Negeri 38 Maluku Tengah.
Ujian ini dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maluku Tengah dan dihadiri sejumlah pimpinan OPD.
Peserta ujian terdiri dari tingkat 1 golongan I III D ke- IV A sebanyak 144 peserta, sedangkan pada tingkat 2 golongan II 3D ke IV A sebanyak 47 peserta.
Penjabat Bupati Maluku Tengah, Muhamat Marasabessy yang diwakili Sekretaris Daerah Rakib Sahubawa mengetakan bahwa, kenaikan pangkat bukanlah hak Apatur Sipil Negara (ASN), namun penghargaan yang diberikan oleh pejabat berwenang karena prestasi kerja yang diperolehnya sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku.
Dimana melalui ujian kedinasan itu memberikan kesempatan kepada ASN yang sudah memenuhi syarat untuk naik bakat maupun penyesuaian kompetensi yang dimiliki.
"Saya menegaskan kembali kepada pegawai pemerintah agar Saudara-saudari memiliki perhatian terhadap peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dari lingkungan masing-masing ada demikian perlu dilakukan karena kita terus dihadapkan pada tantangan dan lingkungan strategis," ucapnya.
Menurutnya, birokrasi menuntut luasnya wawasan dan ketinggian ilmu pengetahuan termasuk pula perubahan perilaku aparatur birokrasi masih banyak diantara ASN yang terjebak pada kebiasaan konvensional.
"Profesional tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri atau bahkan masih gagap terhadap teknologi," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Maluku Tengah, Sah Alim Latuconsina menuturkan, kegiatan ujian yang di gelar merupakan tuntutan serta amanat undang-undang.
"Sesuai dengan peraturan Tahun 2014 tentang ASN pasal 70 ayat 1 yang menyebutkan instansi pemerintah wajib menyusun rencana pengembangan kompetensi tahunan yang tertuang dalam rencana kerja anggaran tahunan instansi masing-masing pegawai negeri sipil," jelas Latuconsina.
Latuconsina menambahkan, sebagai aparatur pemerintah yang profesional haruslah memiliki kualitas sumber daya kemampuan inovatif dan pengembangan karir yang jelas dan kesemuanya itu akan dipenuhi tergantung sampai sejauh mana kemampuan yang bersangkutan dalam meningkatkan kualitas individunya ujian dinas merupakan sebuah solusi untuk menjawab permasalahan.
"Jadi, ujian dinas yang dilakoni 191 ASN di hari ini, semoga menjadi metode untuk memperoleh pegawai negeri sipil pengusulan kenaikan pangkat, memperbaiki kinerja para Pegawai Sipil Negara, memperoleh ASN yang memiliki kualitas dan sumber daya yang andal serta meningkatkan kesejahteraan pegawai itu sendiri," tutup Latuconsina.(DW)
Dapatkan sekarang