Raja Tual: Kalau Masih Bikin Kacau, Silakan Angkat Kaki Dari Tual
Vat-vat Evav (Perempuan Kei) di Kota Tual melakukan aksi damai, Kamis (2/2) untuk menggugah masyarakat menyudahi konflik yang telah berlangsung selama tiga hari dan mengakibatkan korban luka serta kerusakan bangunan. <br> <br>ISTIMEWA/AMBON EKSPRES
Admin
13 Feb 2023 17:17 WIT

Raja Tual: Kalau Masih Bikin Kacau, Silakan Angkat Kaki Dari Tual

AMBON,AE.-Warga kompleks Yarlear dan Banda Eli di Kota Tual sepakat berdamai. Kesepakatan ini diinisiasi langsung oleh para raja dan tokoh adat.

Raja Maur dan Raja Banda Eli mewakili warga mereka masing-masing berinisiatif menemui Raja Tual, Jafar Tamher untuk menyatakan kesepakatan berdamai sekaligus permohonan maaf. Hadir pula Raja Dullah bersama para tokoh adat pada pertemuan yang berlangsung di rumah Raja Kota Tual, Kamis (9/2).

Dalam pertemuan adat itu, raja Banda Eli meminta maaf kepada Rat Tuvle (Raja Tual) Jafar Tamher selaku pemegang kekuasaan di Kota Tual, karena warganya telah terlibat dalam konflik sosial tersebut. Demi menjaga marwah seremoni adat, juga dilakukan pengikatan gelang emas kepada Raja Dullah secara simbolis agar menyatukan kembali hubungan adat raja dan masyarakat yang bermasalah atau sebagai bentuk menyatukan persaudaraan.

" Setelah pertemuan itu, saya dengan Raja Maur, Banda Eli dan Raja Dullah 
kita langsung turun ke kompleks- komplek ditingali masyarakat Maur dan Banda Eli. Kemudian kita berikan himbauan dan nasihat-nasihat, jangan sampai terulang lagi," ungkap Raja Tual, Jafar Tamher saat dihubungi Ambon Ekspres, Minggu (12/2) malam via saluran telepon.

Tamher memastikan, kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan situasi Kota Tual sudah kondusif.

" Intinya, mereka sepakat berdamai. Saya sampaikan, kalau masih ada lagi yang bikin kacau silakan angkat kaki dari Kota Tual, pindah ke kabupaten atau lainnya. Jangan lagi bikin kacau di Kota Tual," kata Tamher.

Ia juga meminta aparat kepolisian mengambil tindakan jika jika masih ada oknum warga yang sengaja membuat keonaran dan kekacauan."Pernyataan itu dibuat secara tertulis. Mereka sendiri yang membuat itu. Saya hanya ikut mendatangani," tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Tual, AKBP AKBP Prayudha Widiatmoko juga menyampaikan situasi Kamtibmas di Kota Tual sudah kondusif pascabentrokan, Kamis, 2 Februari 2023 lalu. "Sudah kondusif," kata Kapolres.

Mantan Kasat Lantas Polres Ambon dan Pulau-pulau Lease ini juga memastikan, upaya damai yang dilakukan raja dari dua kelompok warga bertikai." Intinya para raja bersepakat untuk menghentikan konflik antara kelompok Yarler dan kelompok Banda Eli," akui Prayudha.

Kendati sudah kondusif, Prayudha mengatakan, aparat masih melakukan pengamanan di kompleks Yarlear dan Banda Eli.

"Pasukan belum ditarik. Paling ada pengurangan jumlah personil saja untuk sementara," imbuhnya.

Diketahui, akibat bentrok dua kelompok warga di Tual du pekan lalu, puluhan warga mengalami luka dan harus dirawar di rumah sakit. Sejumlah bangunan, kebanyakan rumah warga juga dirusak massa.

Polres Tual dan Polda Maluku telah menetapkan sejumlah tersangka. Baik yang memicu konflik awal maupun susulan serta provokator di media sosial. (ERM)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai