AMBON,AT-Icha Abrahams, Binaragawan asal Maluku berkesempatan bersua Bodewin Wattimena, Penjabat Walikota Ambon setelah sukses membawa pulang tiga medali pada ajang internasional binaraga PCA Thailand Championship di Simon Cabaret Phuket Thailand, 2-3 Desember 2003 lalu.
Saat pertemuan yang berlangsung, Senin (8/1) tersebut, Icha menceritakan perlombaan yang berlangsung di Thailand tersebut hingga prestasi yang diraihnya.
“Saya juga datang menemui Pak Wattimena guna menyampaikan terima kasih atas dukungan dana yang diberikan oleh Pemkot Ambon sehingga saya dapat meraih prestasi di Thailand akhir tahun lalu, ” ujar Icha saat menghubungi media ini, Selasa (9/1) sore.
Pada kesempatan itu, Icha juga berterima kasih kepada Walikota karena telah memberikan bonus atas prestasi yang telah ia raih.
"Puji Tuhan, karena pak Wattimena memberikan penghargaan dan bonus atas raihan ciamik di pentas dunia, " ucapnya.
Icha berharap kedepan Pemkot Ambon dapat memberikan dukungan serupa kepada dirinya maupun atlet-atlet yang memiliki potensi untuk meraih prestasi di dalam maupun luar negeri.
"Semoga dukungan dari Pemkot selalu ada ketika saya maupun atlet lain saat mengikuti kejuaraan baik nasional maupun internasional, " harap Icha.
Sementara itu, Wattimena mengucapkan selamat atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Icha.
Menurutnya, pemberian bonus itu merupakan bentuk apresiasi kepada atlet berprestasi.
"Tujuan kami memberikan bonus adalah sebagai acuan untuk mencetak atlet yang dapat bersaing secara nasional maupun internasional nantinya,” ucapnya.
Ditambahkan, semua lini dalam olahraga perlu bersinergi demi memajukan dunia olahraga di Kota Ambon.
“Yang terpenting adalah kita satukan visi dan misi. Jangan ada yang berdiri sendiri-sendiri demi memajukan olahraga di kota bertajuk manise ini,” kuncinya.
RAIH TIGA MEDALI
Atlet asal MSP Gym Tanah Tinggi, Kota Ambon itu berceritera tentang kesuksesannya meraih dua medali emas di nomor Women Figure dan satu medali perunggu di kelas Women Wellness.
Dikatakan, dua medali emas didapat atlet 37 tahun itu setelah berhasil mengalahkan sepuluh atlet dari Benua Eropa dan Asia Tenggara.
Icha menerangkan, keberhasilan dalam meraih emas dan medali perunggu berkat kerja keras, suport dari coach Riskon Barkah dari Surabaya, dan tentu dukungan dari keluarga.
“Puji Tuhan, hasil kerja keras selama dua bulan akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Tentu bangga atas perjuangan ini, " ungkap Icha.
Icha melanjutkan, perlombaan itu diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai negara di dunia dan untuk kelas Women Figure diikuti 10 atlet, sementara kelas Women Wellness diikuti 20 atlet.
"Dengan perjuangan yang keras, saya bisa melewati rintangan lawan dan membawa pulang tiga medali. Ini prestasi yang sangat luar biasa bagi saya, " tutur dia.
Icha menuturkan, persiapan menuju ajang itu hampir dua bulan, mulai dari persiapan di Ambon, Surabaya dan Thailand.
"Persiapan awal di Ambon, selanjutnya persiapan selama satu bulan di Surabaya dan di Thailand hanya satu minggu," terang dia.
Disinggung mengenai kendala yang dihadapi, Icha berujar, kendala utama dalam persiapan hingga keberangkatan adalah masalah klasik (anggaran).
"Ada bantuan anggaran dari Pemkot, tapi itu hanya untuk makan. Sementara biaya pendaftaran, tranportasi hingga hotel, semuanya dari kantong pribadi. Walau semua penuh keterbatasan, tapi saya mampu menujukkan prestasi kepada semua orang, " katanya.
Lebih jauh dikatakan, torehan manis yang diraihnya, bukan hal mudah dilakukan. Melalui latihan yang keras dan semangat serta dukungan dari semua pihak membuatnya berhasil meraih emas.
“Di tahun 2019 juga pernah mengikuti perlombaan International yang sama di Surabaya, tapi didiskualifikasi karena saat itu belum bisa tampil di kelas Women Figure, tapi ingin mencoba tampil, makanya didiskualifikasi, " ujarnya.
Diakhir pembicaraan, Icha pun memberikan masukan kepada pemerintah melalui KONI agar bisa memberikan dukungan penuh kepada atlet berprestasi, termasuk atlet di cabor ini.
"Dukungan jangan putus sampai disini saja, tapi harus tetap ada kedepannya. Kalau tidak ada rintangan, saya akan tampil di kejuaraan internasional di Singapura, April 2024 nanti. Semoga prestasi ini bisa tetap dipertahankan, " demikian Icha.(CAL)
Dapatkan sekarang