Puluhan Kaum Duafa di Malteng dapat Santunan dari YBM PLN Maluku-Malut
Ketgam:

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Awat Tuhuloula menyarahkan santunan untuk kaum duafa di depan Kantor PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Masohi, Sabtu (1/4).

ISTIMEWA / AMBON EKSPRES
FaizalLestaluhu
03 Apr 2023 21:49 WIT

Puluhan Kaum Duafa di Malteng dapat Santunan dari YBM PLN Maluku-Malut

 

MASOHI,AT- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN melaksanakan giat Santunan Ramadan. Kegiatan itu bertempat di halaman Kantor PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Masohi, kemarin.

Kegiatan bertema "Senyum Berkah Cahaya 1444 H Bersama Kaum Dhuafa" dihadiri General Manager PLN Unit Induk Wilayan (UIW) Maluku dan Maluku Utara beserta jajaran manajemen, UP3 Ambon, UP3 Masohi, UP2K Maluku, UPK Maluku serta 50 kaum duafa.

Kegiatan itu selain bertujuan  memuliakan kaum dhuafa, juga menumbuhkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan dan memupuk pribadi yang dermawan dalam hal saling berbagi. Ini merupakan kegiatan rutin YBM PLN yang tiadak hanya dilakukan di bulan Ramadan.

"Kami berharap dengan santunan diberikan YBM PLN melalui kegiatan santunan ini dapat membawa manfaat bagi penerima santunan, sehingga kebutuhan sehari-hari dapat terbantu  terkhususnya di bulan suci Ramadan ini," ujar Awat Tuhuloula, mengawali sambutanya.

Awat berujar, jangan dilihat seberapa besar dan banyak bantuan yang diberikan, melainkan seberapa mulia tujuan dan keikhlasan dalam membantu sesama. Itu yang paling penting.

"Setidaknya dapat meringankan beban sehari-hari dan juga dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya," ujar Awat.

Awat menuturkan, kegiatan ini dapat menjadi cermin berbuat baik yang harus dimulai dari diri sendiri ke orang lain sebagai mahluk sosial.

" Dan sudah sepatutnya kita saling tolong menolong, saling menghormati, saling mengasihi, dan jangan pernah menzalimi sesama manusia," ucap Awat.

Olehnya, berkaitan dengan itu dalam upaya menanamkan kepekaan untuk saling tolong menolong tersebut.

"Maka kita dapat membiasakan diri untuk menginfakan atau memberikan sebagian rezeki yang kita peroleh sehingga dapat menjadi ladang amalan tersendiri, tidak hanya bagi hidup kita namun juga keluarga," demikian Awat.

Selaras dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wikayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Imam Musonep mengatakan, santunan ini termasuk bagian dalam memelihara kaum duafa.  Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan konsisten dan tepat sasaran.  

"Kita sedikit demi sedikit Insya Allah bisa meringankan beban mereka, apalagi sekarang adalah bulan Ramadan, bulan yang suci penuh rahmat dan ampunan, sehingga kami rasa sangat tepat untuk melaksanakan kegiatan seperti ini," sebut Imam.

Selain akan memperoleh pahala dan keberkahan, lanjut Imam, pemberian santunan merupakan panggilan nurani yang memang harus dilakukan secara kontinyu.

"Kegiatan ini sangatlah mulia dan bernilai tinggi,"  ujarnya.

Menurut dia, senyum dan wajah sumringah penerima bantunan dapat menjadikan semangat untuk dapat melakukan suatu kebaikan bukan hanya pada Ramadan, melainkan dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan yang paling penting kepada mereka yang membutuhkan. 

"Kebahagiaan tercipta bukanlah dari seberapa banyak harta yang kita kumpulkan, melainkan seberapa banyak manfaat hidup kita untuk berbagi dan menolong sesama, karena hidup bukanlah selalu tentang memiliki tetapi juga berbagi," kunci Imam.

Diketahui, kaum Duafa disantuni terdiri dari siswa pesantren yang berlokasi di Masohi, Maluku Tengah, beberapa janda kurang mampu serta guru mengaji.(ERM)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai