AMBON,AE-Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat akan melakukan renovasi total Tarembal Matawaru Tulehu, Salahutu, Maluku Tengah.
Rencananya, icon Kampung Sepakbola Tulehu itu, bakal diperbaiki usai lebaran Idul Fitri nanti.
"Benar, PSSI Pusat akan memperbaiki lapangan Matawaru dalam tahun ini," ungkap Pieter Tanuri, Anggota Exco PSSI kepada media ini usai melakukan kunjungan kerja di Tulehu, kemarin.

Bos Tim Liga 1, Bali United ini menilai, lapangan ini memang sudah tidak layak untuk menggelar sebuah kompetisi.
"Rumput lapangan tidak bagus, drainasenya juga tidak ada. Makanya akan direnovasi dalam beberapa bulan kedepan, " beber Tanuri.
Tanuri pun membeberkan, lapangan ini diperbaiki karena Tarembal Matawaru telah melahirkan pemain-pemain sepakbola profesional yang pernah membela Timnas Indonesia, mulai dari Hairil Anwar "Pace" Ohorella, Imran Nahumarury, Ramdani Lestaluhu, Rizky Pellu, Alfin Tuasalamony hingga Rifad Marasabessy.
"Sumbangsi pemain asal negeri ini di Timnas sangat luar biasa. Makanya, sebagai penghargaan kepada negeri Tulehu, PSSI memutuskan untuk memperbaiki lapangan ini, " jelasnya.
Bukan hanya itu, kata Pieter, renovasi lapangan Matawaru ini juga amanah dari Pak Erick Thohir, Ketua PSSI.
"Pak Erick juga sudah janji akan memperbaiki lapangan ini. Jadi dalam waktu dekat, ada tim dari PSSI yang akan turun untuk melakukan pengecekan terhadap semua item yang direnovasi nanti, " katanya.
Lalu bagaimana upaya memajukan potensi pemain di Maluku terlebih di Tulehu? Tanuri pun berujar, sepakbola sudah menjadi alat pemersatu orang Maluku dan ini bisa dibuktikan dengan film Cahaya Dari Timur.
"Sepakbola Maluku harus tumbuh, makanya kami harus merenovasi lapangan sepakbola yang berstandar, termasuk rumutnya. dengan standar nasional, " ucapnya.
Pieter juga menuturkan, bukan hanya lapangan dan rumput berstandar nasional, tapi juga drainasenya akan dibuat.
"Jika pembangunan lapangan sudah selesai, maka siapa pun bisa menggunakan atau bermain di lapangan itu secara gratis," tegasnya.
Pieter menilai, banyak potensi pemain usia muda berasal dari keluarga tidak mampu. Sayang, mereka tidak bisa merasakan lapangan berstandar nasional.
"Makanya kami ingin lapangan yang ini nanti bisa dinikmati oleh warga di desa ini," tegasnya lagi.
Menurut Pieter, renovasi lapangan itu semata-mata untuk membangkitkan motivasi pemain Maluku agar bisa berprestasi di kanca nasional maupun.
"Jika ada lapangan berstandar, maka pembinaan maupun kompetisi yang berjenjang bisa dilakukan secara baik," demikian Pieter.
Sementara itu, Sofyan Lestaluhu, Ketua Asprov PSSI Maluku menyambut baik rencana PSSI Pusat yang akan merenovasi lapangan ini.
"Informasi terkait merenovasi lapangan Matawaru sudah saya dengar dari Pak Erick dan dipertegas lagi oleh Pak Pieter. Kami sangat berterima kasih kepada PSSI dan semoga hal itu bisa direalisasikan secepatnya, "singkatnya. (CAL)
Dapatkan sekarang