Program WAJAR Hadir Lagi, Warga Sampaikan Air Bersih hingga UMKM
QuBisaAdmin.com
23 Feb 2026 01:29 WIT

Program WAJAR Hadir Lagi, Warga Sampaikan Air Bersih hingga UMKM

AMBON,AT--– Setelah sempat beristirahat lebih dari sebulan, program Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Ambon. Program yang menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat ini digelar perdana di tahun 2026, bertempat di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Jumat (20/2).

Bodewin Melkias Wattimena menegaskan, WAJAR merupakan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti setiap keluhan warga secara langsung dan terukur. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari kebutuhan air bersih, lokasi berjualan, permintaan pembangunan posyandu siklus hidup, hingga sengketa tanah yang bukan menjadi kewenangan pemerintah kota.

“Pertama, terkait penyelesaian permasalahan warga atas nama Omi Nikijuluw, sudah diambil alih oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) terkait ganti rugi. Sementara lokasi berjualan akan diatur oleh Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Rumah Tiga,” ujar Wali Kota.

Untuk permintaan air bersih di kawasan Passo Larier yang disampaikan Helen Siahay, ia memastikan akan ditangani secara bertahap. Saat ini, proses pengerjaan jalan tengah berlangsung sehingga akses air bersih akan disesuaikan dengan tahapan pekerjaan tersebut.

Sementara itu, bagi Ibu Popy Tomasoa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menyediakan 15 unit food container di RTP Wainitu. Lima unit diperuntukkan bagi AM-GPM dan 10 unit untuk pelaku UMKM.

“Terkait pemanfaatan lahan untuk pembangunan posyandu, nanti akan kita lihat lagi secara teknis,” tambahnya.

Wattimena memastikan seluruh keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran, seraya meminta warga bersabar agar proses penyelesaian berjalan optimal dan berdampak positif bagi kemajuan kota.

Satu Tahun Kepemimpinan

Sebelum pelaksanaan WAJAR, Pemerintah Kota Ambon menggelar apel pagi bersama yang dirangkaikan dengan sejumlah agenda strategis. Momentum tersebut bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Bodewin Melkias Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisutta.

Dalam kesempatan itu, dilakukan launching booth UMKM, penyerahan bantuan sembako kepada ratusan petugas kebersihan, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Wali Kota menjelaskan, pemilihan RTP Wainitu sebagai lokasi kegiatan bertujuan mengoptimalkan fungsi ruang publik tersebut. Pemerintah telah membentuk tim khusus bernama “Terra Kota”, komunitas anak muda yang dipercayakan mengelola kawasan tersebut.

Sebanyak 19 unit booth container diserahkan kepada pelaku UMKM, dan pemerintah berencana menambah sekitar 20 unit lagi.

“Kita ingin supaya RTP ini hidup dulu, ekosistemnya terbangun, lalu berdampak bagi semua, termasuk warga sekitar,” ujarnya.

Bantuan pengembangan UMKM juga disalurkan di RTP Air Salobar dan RTP Amahusu.

Sebagai bentuk syukur atas satu tahun masa jabatan, Pemkot Ambon menyerahkan bantuan sembako kepada hampir 800 petugas penyapu jalan dan buruh angkut sampah. Wali Kota menekankan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga kebersihan kota.

“Kehadiran mereka harus mengingatkan kita untuk tidak membuang sampah sembarangan. Mereka yang bertugas membersihkan dan mengangkut sampah,” tegasnya.

Terkait capaian satu tahun terakhir, Wattimena menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada publik. Namun ia menegaskan, seluruh hasil yang diraih merupakan buah kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah.

“Apa pun yang kita peroleh selama setahun ini adalah kerja bersama, bukan kerja saya dan Ibu Wakil semata,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN, staf ahli, asisten, hingga kepala dinas, seraya optimistis empat tahun sisa masa jabatan akan dimanfaatkan untuk terus meningkatkan kinerja demi kemajuan Kota Ambon.

 
 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai
Lihat Juga