Polsek Amalatu Mulai Periksa Penganiaya Hadi Ely
Hadi Ely dikeriyok dan dijotos oleh sekelompok pemuda di Dusun Wailey, Desa Latu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (18/3)
-Tangkapan layar-
Admin
22 Mar 2022 23:15 WIT

Polsek Amalatu Mulai Periksa Penganiaya Hadi Ely

AMBON, AT--Kepolisian Sektor (Polsek) Amalatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mulai memanggil dan memeriksa sejumlah penganiaya Hadi Ely. Kepolisian akan menangani kasus ini hingga tuntas.

"Saya barusan masuk, dan sudah tanyakan ke Unit Serse, hari ini ada pemanggilan dan pemeriksaan," kata Kapolsek Amalatu, Ipda Zulkifli Asri saat dikonfirmasu via telepon seluler, Selasa (22/3).

Mantan Kasubbag Humas Polres Pulau Buru itu mengungkapkan, prosesnya sedikit lambat karena ada beberapa kasus yang harus ditangani.

"Anggota saya cuman dua orang, dan ada beberapa kasus yang harus mereka lengkapi. Jadi mohon pengertiannya. Kita selesaikan satu persatu," jelasnya.

Zulkifli berjanji, kasus penganiayaan tersebut tetap diproses sesuai hukum. "Pasti kasusnya kita akan tangani, karena merupakan pelayanan," ketusnya.

Diketahui, Hadi Ely, umur 19 tahun, merupakan warga Dusun Tanah Goyang yang dianiaya sekelompok pemuda Dusun Wailey, Desa Latu, Kecamatan Kairatu,  Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (18/3). Penganiayaan itu diketahui ketika video aksi kekerasan terhadap korban Hadi viral di media sosial.

Para pelaku tampak dengan sangar dan tanpa ampun menjotos Hadi meski di tempat terbuka. Hadi mengalami lebam pada badan bagian belakang dan memar di bagian wajah dan kepala. 

Hadi kemudian melaporkan penganiayaan dirinya ke Polsek Amalatu.  Keluarganya berharap agar kasus ini diusut hingga tuntas sampai ke tahap persidangan. 

Fadlan Sangadji, keluarga korban menyesali dan mengecam keras tindakan premanisme yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Wailey. 

"Selaku keluarga Korban kami berharap, kepolisian sektor Amalatu segera mengusut tuntas kasus ini hingga menggiring pelaku ke pengadilan,"ucapnya. (YS)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai