PKS : Murad Masih Layak Pimpin Maluku
MI saat bertandang ke Markas PKS di Jakarta untuk menerima rekomendasi maju di Pilgub Maluku. --Istimewa.
FaizalLestaluhu
09 Jul 2024 09:02 WIT

PKS : Murad Masih Layak Pimpin Maluku

AMBON, AT-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi mengusung Murad Ismail dan Michael Wattimena sebagai pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2024. Sejumlah faktor jadi dibalik alasan PKS mengusung dua figur tersebut.

Surat Keputusan (SK) DPP PKS diserahkan langsung oleh Presiden PKS, PKS Ahmad Syaikhu, didampingi Sekretaris Jendral PKS Aboe Bakar Al-Habsyi kepada Murad Ismail di kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan Senin (8/7). Penyerahan rekomendasi tersebut juga dihadiri Ketua BPW Indonesia Timur DPP PKS Muhammad Kasuba, Ketua DPW PKS Maluku Asis Sangkala dan sejumlah pengurus PKS Maluku lainnya.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, rekomendasi yang diberikan harus menjadi perhatian seluruh kader PKS di Maluku untuk siap bekerja memenangkan pasangan Murad Ismail dan Michael Wattimena di Pilkada Gubernur Maluku, 27 November 20204. 

"Adanya rekomendasi ini menjadi perhatian semua baik DPP, DPW DPD hingga ranting untuk memenangkan pasangan Murad Ismail dan Michael Wattimena. Semoga dengan rekomendasi ini menjadi awal dari kemenangan kedua Pak Murad," ujar Syaikhu sembari menyerahkan dokumen rekomendasi kepada Murad Ismail.

"Kepada para calon saya juga berharap terus memenangkan sehingga mudah-mudahan untuk periode kedua, Pak Murad ini insyaallah akan menjadi gubernur kembali. Mudah-mudahan. Amin," sambungnya. 

Pada kesempatan yang sama, Murad pun mengaku optimistis dirinya bisa menang dalam pilgub mendatang. Dia meyakinkan bisa memenangkan sebanyak 70 persen suara.

"Saya sangat optimis, angka kurang lebih di atas 70 persen saya akan memenangkan Gubernur Maluku," tuturnya, kutip Kumparan.com. 

Keyakinannya itu sendiri, katanya, muncul lantaran pengalamannya yang maju sebagai petahana.

"Dulu saya bukan incumbent, dan incumbent ini saya bunuh dulu. Saya sekarang incumbent. Ini insyaAllah jadi saya sudah tahu bagaimana Maluku itu dikelola dan Maluku berhadapan dengan siapa, jadi insyaAllah saya punya nanti 70 persen lebih. Itu yang nanti kita buktikan," terang Murad.

Dinilai Masih Layak

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Maluku, Asis Sangkala mengatakan, alasan PKS memberikan rekomendasi kepada Murad, tidak serta merta tetapi melalui proses panjang. Diantaranya pendaftaran hingga pengembalian berkas, kemudian uji kelayakan. 

Pertimbangan yang paling utama, kata Sangkala, karena elektabilitas atau keterpilihan Murad Ismail tertinggi dibandingkan kandidat gubernur lainnya, berdasarkan hasil survei internal PKS.Selain itu, mayoritas kader di Maluku ingin PKS mengusung Murad sebagai Gubernur Maluku untuk periode lima tahun mendatang.

"Elektabilitas Pak Murad masih tinggi dari yang lain. Kemudian mayoritas kader di Maluku menginginkannya, dan dukungan DPW PKS masih ke beliau. Jadi ini yang menjadi pertimbangan rekomendasi diberikan," jelas Sangkala kepada, kemarin. 

Menurut PKS, Murad merupakan figur yang masih layak memimpin Maluku ke depan agar lebih maju. Ini disebakan karena ada keinginannya untuk melayani masyarakat Maluku.

"Bagi PKS Pak Murad masih sangat layak untuk membawa Maluku lebih maju ke depan lima tahun mendatang," jelasnya. 

Diketahui, sebelumnya pasangan Murad Ismail dan Michael Wattimena telah memperoleh rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki 3 kursi di DPRD Maluku, dan Partai Demokrat dengan 4 kursi. Dengan tambahan 4 kursi milik PKS, pasangan ini telah mengantongi 11 kursi partai politik atau telah melebihi batas dukungan maksimal 9 kursi. (Wahab) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai