AMBON,AT-Puluhan pegawai yang tergabung dalam persekutuan pegawai Kristen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy Ambon gelar ibadah Natal tahun 2024. Ibadah yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak positif terutama dalam memajukan pelayanan di rumah sakit itu.
Ketua persekutuan pegawai Kristen RSUD Haulussy Ambon, dr. Jeki Tuameli mengungkapkan rasa sukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah Natal bersama para pegawai yang tergabung dalam persekutuan.
Dijelaskan Ibadah Natal persekutuan yang berlangsung di Aula RSUD Haulussy, Jumat kemarin dengan mengusung tema "Yesus Datang Semua Orang yang Menerimanya Diberinya Menjadi Anak-anak Allah". Tema tersebut, memiliki arti diberkati karena diberi kuasa oleh Tuhan sebagai pengikutnya.
"Kita jangan takut dengan keadaan karena ada tuhan. Dan sebagai pegawai di RSUD dr. M. Haulussy Ambon kita harus menjadi panutan dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama berkaitan dengan melayani pasien," kata Jeki yang juga dokter Spesialis Bedah RSUD Ambon itu, Jum'at (06/12/24).
RSUD Haulussy sejauh ini katanya, meski berjalan tertatih-tatih, tetapi terbukti dibawah kepemimpinan Direktur dr. Novita Nikijuluw tahun 2024, sudah banyak perubahan yang dilakukan.
Misalnya hutang rumah sakit Rp 12 Milyar, sekarang tinggal Rp 7 Milyar, dalam jangka waktu lima bulan, Rp 5 Milyar bisa terbayarkan.
Bahkan dalam pelaksanaan akreditasi, meskipun RSUD Haulussy diasangsikan, tetapi setelah verifikasi, dan didatangi Kementrian Kesehatan yang turun langsung ke RSUD, dianggap paripurna.
"Dan itu cukup membanggakan bagi kita. Pada kesempatan ini sebagai anak Allah, kami bersyukur atas capaian yang diraih, meski belum secara keseluruhan. Namun kita terus berbuat yang terbaik untuk rumah sakit ini, serta menjadi teladan bagi orang-orang yang ada di sekitar kita," sahut Jeki sembari menguraikan capaian Direktur RSUD Haulussy.
Sementara itu, Direktur RSUD Haulussy Ambon dr. Novita Nikijuluw menambahkan, sebagai orang yang percaya pada tuhan maka patut bersyukur, sebagaimana yang dijelaskan firman " Jika bukan tuhan, maka sia-sialah orang yang membangun kota," firman tersebut memiliki artian bila dalam persekutuan jika tidak libatkan tuhan, maka sia-sialah semua perjuangan yang dilakukan.
Menurutnya, RSUD Haulussy sudah lewati beberapa tahap kemajuan meski dengan anggaran yang terbatas, tetapi dalam perjuangan itu diyakini ada campur tangan tuhan. Apalagi dengan kondisi rumah yang awalnya terpuruk, akan terus berbenah menjadi lebih baik.
"Tuhan buat kita yang ada di rumah sakit ini, baik dokter, perawat dan lainnya semua punya peran. Tuhan hanya ingin kita bersatu ketika dalam persekutuan.
Kemajuan yang dicapai karena doa persekutuan maupun doa dari Kita peribadi masing-masing. Kami berharap RSUD makin lebih baik dan maju ke depan," bebernya.
Pimpinan RSUD Haulussy dan seluruh staf katanya, mengucapakan selamat Natal 25 Desember 2024 dan selamat menyongsong tahun baru, 1 Januari 2025. (Wahab)
Dapatkan sekarang