Peringati Hari Segitiga Terumbu Karang, Komunitas Penjaga Laut Transplatansi Karang di Morella
Peserta aksi transplantasi karang di perairan Hutupokol, Desa Morella, Kabupaten Maluku Tengah dalam rangka Coral Triangle Day, Kamis 9 Juni 2022.
Admin
09 Jun 2022 22:19 WIT

Peringati Hari Segitiga Terumbu Karang, Komunitas Penjaga Laut Transplatansi Karang di Morella

AMBON, AT.--Pesona terumbu karang perairan laut Maluku sangat beragam dan indah. Namun penggunaan potasium dan bom untuk menangkap ikan, mengancam kelestariannya.

Menyadari hal itu, Komunitas Penjaga Laut melakukan transpalansi terumbu karang di perairan pantai Hutupokol Negeri Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah yang bertepatan dengan Coral Triangle Day atau Hari Segitiga Karang, 9 Juni 2022.

Koordinator kegiatan tersebut, Alexandra Sharon mengatakan, pihaknya sangat menaruh perhatian bagi kelangsungan hidup biota laut di perairan Maluku, termasuk terumbu karang yang dalam pengamatan pihaknya masih terdapat kerusakan seperti yang terjadi di daerah Morela dan sekitarnya.

"Semoga ada upaya berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran semua pihak untuk menjaga kelestarian terumbu karang dan ekosistem laut, khususnya di Maluku,"kata Sharon di sela-sela acara penanaman terumbu karang yang di pusatkan di Dive Centre Koila.

Mahasiswi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta itu juga sangat berharap sinergi semua pihak. Olehya itu, ia melibatkan Lantamal IX Ambon, Aksi Muda Jaga Iklim, komunitas diving dan para jurnalis dalam kegiatan tersebut.

Sharon berpesan agar generasi muda Maluku terus menjaga kelestarian laut dan dimulai dengan hal-hal kecil. Misalnya, tidak membuang sampah di laut, apalagi sampah plastik yang dapat merusak ekosistem terumbu karang yang merupakan tempat berkumpul dan mencari makan bagi ikan dan biota laut lainnya.

Letkol Marinir Rowin Z. Simarmarta, Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Utama TNI Angkatam Laut IX Ambon mengatakan, kegiatan positif bagi anak-anak muda Maluku untuk terjun langsung menyelamatkan perairan Maluku yang terkenal akan keindahan bawah lautnya agar tetap terjaga.

Sementara itu, Laura Esmiralda Soureka, pengelola Koila Dive Centre Adventure sekaligus penulis buku foto bawah laut "Pesona Keindahan Laut Negri Raja-Raja" 
merasa prihatin dengan kejadian rusaknya terumbu karang di beberapa wilayah perairan di Maluku.

"Karena untuk memulihkan kondisi ekosistem karang yang hancur membutuhkan waktu yang sangat lama.  Dalam setahun anakan terumbu karang yang ditanam hanya tumbuh sekitar satu centimeter,"ungkapnya.

Yang menarik juga dalam kegiatan transplantasi terumbu karang ini diikuti oleh penyelam cilik Yuzac Mauritz,  siswa kelas 6 SD yang berasal dari Jakarta. Dengan pengalaman mengikuti kegiatan ini, nantinya Yuzac juga akan mengajak teman-temannya untuk mencintai laut dan menjaganya.

"Apalagi laut di Maluku yang indah dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia,"ujar Yuzac. (PRO)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai