AMBON, AT --Kehadiran Kerukunan Pemuda Pemudi Tujuh Dusun (KPPTD) sebagai wadah berhimpun para pemuda di Dusun Taeno Bawah, Taeno Atas, Telaga Pange, Air Ali, Bandari, Karanjang, dan Waringin Cap mendapat apresiasi positif dari Penjabat Walikota Ambon Boedewin Wattimena. Hal itu disampaikan saat menghadiri syukuran ulang tahun KPPTD ke-6 pada Sabtu kemarin, (18/11), yang diselenggarakan di Dusun Taeno bawah, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.
Turut hadir dalam syukuran tersebut diantaranya, anggota DPRD Provinsi Maluku, Rostina, dan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda dari tujuh dusun maupun luar tujuh dusun. Hadir juga penjabat kepala desa Rumah Tiga, kepala Desa Wayame, dan Lurah Tihu, serta perwakilan Polsek Teluk Ambon dan Koramil Teluk Ambon Baguala.
Sekedar tahu, tujuh dusun yakni Dusun Taeno Bawah, Taeno Atas, Talaga Pange, air Ali, Dusun Bandari berada dalam petuanan Negeri Rumahtiga, sedangkan Dusun Karanjang dan Waringin Cap berada dalam wilayah petuanan Desa Wayame.
Wakil Ketua KPPTD yang juga selaku ketua panitia La Imadi mengataķan, KPPTD merupakan wadah berkumpul para pemuda di wilayah itu dalam rangka menjaga hubungan persaudaraan antara pemuda dan masyarakat tujuh dusun.
Pelaksanaan perayaan syukuran ulang tahun KPPTD yang dilaksanakan setiap tahunnya merupakan amanat dari anggaran dasar dan rumah tangga organisasi tersebut. Dimana setiap tahunnya diselenggarakan dengan lokasi kegiatan digilir setiap dusunnya. "Dan tahun ini Dusun Taeno Bawah mendapat giliran sebagai tuan rumah kegiatan perayaan tersebut," terangnya.
Akuinya, KPPTD merupakan motor penggerak dan katalisator dalam upaya merawat menjaga kebersamaan diantara warga masyarakat bukan hanya sesama tujuh dusun tapi juga di luar tujuh dusun. Dan momentum kegiatan perayaan HUT ini dalam upaya menjaga hubungan dan keakraban diantara masyarakat tujuh dusun dan sekitarnya.
Sedangkan Sekretaris Dewan Pertimbangan KPPTD yang juga kepala Dusun Telaga Pange, La Siama dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Pj. Walikota Ambon. Kehadiran walikota memberi kesan motivasi bagi masyarakat tujuh dusun.
"Terimakasih atas kehadiran bapak Penjabat Walikota Ambon Boedewin. Wattimena," ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Walikota Ambon, Boedewin Wattimena hadir disambut meriah dengan tarian kolaborasi cakalele dan tarian sawat dari pemuda Taeno Bawah. Juga walikota disambut secara adat dengan ditandai penyarungan "kain leja" sebagai kain khas adat Buton. Hal ini karena sebagian besar atau mayoritas masyarakat Tujuh Dusun beretnis Buton. Walaupun keberadaan mereka sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka tapi masih berusaha merawat tradisi di tanah leluhurnya agar tidak punah.
Pj. Walikota dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi serta dukungan atas terjalinnya hubungan persaudaraan antara dusun-dusun di wilayah Negeri Rumahtiga dan Desa Wayame. Dengan kehadiran KPPTD yang kini telah memasuki usia ke-6 tahun sangat positif.
Walikota mengaku sangat senang dan bangga dengan kehadiran organisasi kemasyarakatan tersebut. Melalui syukuran tersebut yang dihadiri oleh pemuda Pemudi 7 Dusun merupakan momentum penting bagi pemerintah kota menyampaikan berbagai program terkait kemajuan Kota Ambon.
"Momentum ulang tahun ini mesti dimaknai sebagai bukti dari kebersamaan pemuda pemudi tujuh dusun yang sudah terjaga salama 6 tahun," ujarnya.
Watimena berharap, terjaganya kerukunan pemuda pemudi ini dapat membawa dampak pada kemajuan, keamanan, kenyamanan, damai, indah, sehat dan sejahtera khususnya di wilayah tujuh dusun.
Walikota juga mengajak semua elemen masyarakat di Tujuh Dusun untuk menyukseskan berbagai program pemerintah, termasuk perhelatan Pemilu 2024 nanti. "Mari kita sukseskan pemilihan umum tahun 2024," harapnya.
Diketahui, kegiatan perayaan HUT KPPTD tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai pentas seni yang dibawakan oleh sejumlah anak-anak dan pemuda dan pemudi, serta masyarakat tujuh dusun. Pentas seni menampilkan berbagai tarian, pembacaan puisi, dan tarian adat khas daerah Maluku dan Buton. (JP)
Dapatkan sekarang