AMBON, AT.— Raport penilaian pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 13 Ambon mengalami peningkatan di tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun 2022. Indikator penilaian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) ini meliputi, kemampuan literasi, numerasi, karakter murid, kondisi keamanan sekolah dan kualitas pembelajaran.
Hal ini diungkapkan Kepala SMP Negeri 13 Ambon, Yandiana Tresia Plating, S.SI dalam talkshow Ameks Menyapa Pendidikan di studio Radio Ameks 92,5 FM, Selasa (21/11). Dia menjelaskan, pada dasarnya ANBK) merupakan bagian dari program merdeka belajar. Tujuan utamanya untuk mendorong mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik di satuan pendidikan yang berdampak pada keunggulan sumber daya manusia yang memiliki profil pelajar pancasila.
“ Raport pendidikan yang diperoleh dari pelaksanaan ANBK pada sekolah ini seperti kemampuan literasi, numerasi, karakter murid, kondisi keamanan sekolah dan kualitas pembelajaran antara tahun 2022 dengan tahun 2023 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, “ ucap Yandiana.
Yandiana menyebutkan, total peserta didik SMP Negeri 13 Ambon yang mengikuti ANBK sebanyak 45 peserta yang terdiri dari 40 peserta utama dan lima peserta cadangan dengan fasilitas pendukung yang memadai.
Menurut dia, sebelumnya peserta didik mengenal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), namun saat ini UNBK telah berganti nama Asesmen Nasional berbasi Komputer (ANBK) sebagai penanda perubahan paradigm tentang evaluasi pendidikan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan proses penilaian dan evaluasinya.
“ Kalau dulu UNBK hanya berfokus pada nilai akhir, tetapi untuk ANBK lebih berfokus pada evaluasi yang tentunya proses dan out put nya dari pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu sehingga ANBK merupakan penilaian mutu yang dilakukan setiap satuan pendidikan berdasarkan kemampuan peserta didik yang dimulai dari literasi, numerasi, dan karakter, “ ucap Yandiana.
Kepsek yang dikenal ranah dan tegas ini mengaku, ANBK mampuh menilai kualitas dari proses belajar mengajar, iklim dalam satuan pendidikan melalui asesmen sebagai instrumen utama. Karena itu melalui ANBK dia bekomitmen untuk menjadikan pendidikan yang berkualitas dengan terus memantau perkembangan mutu pendidikan melalui proses asesmen.
“ Dari pantauan asesmen saya bersama tim SMP Negeri 13 Ambon akan melakukan perbaikan atau perubahan demi meningkatkan kualitas pendidikan yang pada gilirannya dapat menghasilkan sumberdaya yang unggul dan memiliki profil pelajar pancasila, “ tandasnya. (AKS)
Dapatkan sekarang