Pengurus PODSI Maluku Dilantik Awal Maret
Carolis Nirahua.
FaizalLestaluhu
06 Jan 2026 08:28 WIT

Pengurus PODSI Maluku Dilantik Awal Maret

AMBON,AT-Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku periode 2023–2027 dijadwalkan akan dilantik secara resmi pada awal Maret nanti.

Prosesi pelantikan akan dilakukan oleh perwakilan dari Pengurus Besar (PB) PODSI.  Setelah prosesi pelantikan, akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang membahas penyusunan serta penyepakatan program kerja di tahun 2026.

Menurut Carolis Nirahua, Wakil Ketua Pengprov PODSI Maluku bahwa, rencana kegiatan pelantikan  tersebut mengemuka dalam pertemuan terbatas pengurus yang dipimpin langsung oleh Ulwan Talaohu selaku ketua PODSI Maluku, dua hari lalu. 

"Jadi, beberapa hari lalu ada pertemuan pengurus, salah satunya membahas terkait rencana pelantikan yang akan digelar pada awal Maret nanti, " ungkap Nirahua saat bincang-bincang dengan media ini di Ambon, Senin (5/1). 

Sebenarnya, lanjut Nirahua, proses pelantikan harus dilakukan tahun 2023 lalu, namun seluruh pengurus diminta fokus untuk mempersiapkan atlet jelang Pra PON. 

"Begitu juga di tahun 2024, pengurus harus melaksanan program untuk persiapan atlet jelang PON Aceh dan Sumut. Makanya, pak ketua memutuskan proses pelantikan di tahun ini, tepatnya di awal Maret nanti, " beber Nirahua. 

Pria murah senyum ini menyebutkan bahwa, pelantikan pengurus kali ini akan menjadi momentum awal menggerakkan organisasi dan memperkuat sinergi seluruh elemen dayung di Bumi Seribu Pulau. 

“Rakerprov nanti akan menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja ke depan, dengan fokus utama pada pembinaan dan pelatihan atlet agar berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, " katanya. 

Nirahua pun menegaskan bahwa, prestasi atlet harus menjadi indikator utama keberhasilan organisasi olahraga, bukan sekadar banyaknya kegiatan yang digelar. 

"Olehnya itu, PODSI Maluku berkomitmen untuk memperkuat pola pelatihan, menyediakan sarana yang memadai, serta mendorong kompetisi yang berkelanjutan bagi para atlet muda," tegasnya. 

Selain pembinaan atlet, Nirahua juga menyoroti pentingnya penguatan organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.

"Dengan pengurus yang solid maka kami yakin akan bersama-sama membawa olahraga dayung ini berjaya baik di tingkat nasional maupun internasional," kuncinya. 

Sementara itu, Albert Fenanlampir, Wakil Ketua KONI Maluku menyampaikan, agar seluruh pengurus cabor (termasuk dayung) melakukan pelatihan dan pembinaan atlet dengan baik. Dalam rangka pelatihan ada tiga hal yang harus diperhatikan. Pertama, mengelola organisasi dengan baik. Kedua merancang program pelatihan.

"Dan yang ketiga bagaimana memberdayakam potensi yang ada secara maksimal," pintanya. 

Kata dia, pengurus harus mampu menyusun program kerja yang benar-benar dapat dilaksanakan. 

“Susunlah program kerja yang benar-benar matang. Tak apa sedikit, tapi yang penting benar-benar bisa dilaksanakan,” katanya. 

Selain itu, Fenanlampir juga meminta agar pengurus dapat mencari bibit-bibit dari usia muda.

"Rekrutlah bibit usia muda. Misalnya direkrut dari kelas 1 SMP. Binalah mereka dengan sebaik-baiknya. Karena bila dibina dengan sebaik mungkin, maka dari mereka inilah dapat meraih prestasi di masa depan," tutup Fenanlampir menyarankan.(Cal)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai