MASOHI, AT.–Menjadi salah satu delegasi pada Side Event Group of Twenty (G20), Mohammad Rizky Sanduan membuktikan anak Maluku Tengah punya potensi luar biasa. Bagaimana tidak, yang merupakan agenda internasional itu juga memberikan peluang bagi pemuda menyuarakan aspirasi, gagasan dan ide kreatif dan menjawab berbagai tantangan.
G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara dan satu kawasan ekonomi, Uni Eropa. G20 merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.
Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.
Fokus G20 umumnya mencakup perekonomian dunia dan isu-isu penting yang terkait dengannya. Isu-isu tersebut antara laim reformasi Bank Dunia dan IMF, perubahan iklim, energi global, dampak demografis hingga masalah populasi.
Salah satu rangkaian agenda KTT yang merupakan side event G20 itu adalah Youth 20, disingkat Y20. Pihak komite G20 telah memutuskan pelaksanaan agenda Y20 berlangsung di 4 kota, yakni Palembang, Mataram, Balikpapan dan Manokwari.
Perhelatan Y20 di Manokwari sebagai penutup rangkaian Side Event Y20 di Indonesia, pelaksanaannya diikuti puluhan pemuda-pemudi yang terpilih sebagai delegasi, tidak hanya nasional tapi juga internasional. Mohammad Rizky Sanduan yang berasal dari Kabupaten Maluku Tengah terpilih sebagai delegasi nasional dan satu-satunya mewakili Provinsi Maluku.
Pria yang akrab disapa Iki, itu menjadi salah satu delegasi terakhir yang lolos dan berhak mengikuti rangkaian agenda Y20. Pencapaiannya dalam rangkaian Side Event KTT Y20 patut diacungi jempol.
Selain terpilih dari 34 anggota delegasi nasional, Iki bahkan masuk sebagai 5 top speaker yang bakal mempresentasikan rumusan hasil diplomasi seluruh delegasi termasuk dari 17 negara anggota G20.
Dia akan akan tampil pada ajang internasional dengan membawakan topik Technology and Digital Acces. Alumni
SMAN 1 Masohi ini, mengaku senang mendapat kesempatan duduk berargumen dengan pemuda-pemudi luar biasa dengan capaian di bidang masing-masing, nasional maupun internasional itu.
"Terpilih dari 2 delegasi yang dipercayakan sebagai Key Signing Person atau delegasi terpercaya untuk menandatangani Comunique atau mosi diplomasi Y20. Diketahui mosi tersebut akan disampaikan dalam presidensi KTT G20 di Bali nanti," katanya via WhatsApp kepada Ambonterkini.id, Rabu (13/7).
Iki yang kesehariannya bekerja sebagai profesional di salah satu maskapai penerbangan charter regional, mengaku bangga mewakili Maluku. Bisa berpartisipasi sekaligus membuktikan suara pemuda Maluku patut diperhitungkan.
"Ya, anak Maluku itu anak-anak emas yang harus patut diperhitungkan," tegasnya.
Iki bersama puluhan delegasi nasional lainnya berharap rumusan argumen mereka jadi masukan diplomasi di KTT G20 di Bali, November mendatang. Menurutnya hal itu sebagai bentuk kepedulian pemuda demi terwujudnya pemerataan pembangunan terutama bidang pendidikan dan ekonomi kreatif.
Tak lupa, Iki juga memotivasi orang muda Maluku untuk tetap belajar dan berkarya karena memiliki potensi.
"Buat teman-teman di Maluku, saya adalah bukti bahwa mimpi dan kemauan yang kuat bisa mengalahkan segala rintangan. Teman-teman pasti bisa mencapai apapun lebih dari saya saat ini. Bismillah saja, dan tetap semangat," tutupnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, Teddy Salampessy kepada Ambon Ekspres mengatakan, semakin banyak delegasi yang mewakili daerah, menandakan daerah tersebut telah bangkit.
"Ini prestasi yang luar biasa, sekaligus menandakan pendidikan di Maluku Tengah berhasil," ungkapnya.
Dia berharap Mohammad Rizky Sanduan, yang menjadi satu-satunya delegasi dari Maluku menjadi motivasi serta contoh bagi orang muda khususnya Maluku Tengah untuk dapat terus mengasah kemampuannya di dunia pendidikan.
"Ini merupakan wujud kerja keras individu dan dunia pendidikan. Generasi muda Maluku Tengah harus lebih baik lagi. Jangan pernah mau kalah," tutupnya. (DW).
Dapatkan sekarang