AMBON,AT-Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon, membagikan ikan secara gratis kepada warga kurang mampu di berbagai wilayah di Kota Ambon.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon, Feberian Maail mengatakan, program bagi ikan gratis bagi masyarakat dalam rangka upaya mengantisipasi kenaikan harga saat Puasa Ramadan 1445 Hijriah, perayaan Paskah Kristus, dan lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, pertengahan April mendatang.
"Kita bagikan ikan gratis untuk pengendalian harga ikan di pasar menjelang hari raya yang saat ini dirayakan baik oleh umat Kristiani yakni Paskah atau orang sidi, kemudian untuk Muslim itu Puasa Ramadan dan hari raya idul Fitri. Kemudian sasaran itu untuk kelompok atau masyarakat yang berekonomi lemah sehingga kita berharap mereka itu bisa terbentukan dengan kondisi ini dengan harapan pengendalian harga tadi menjelang hari raya itu bisa membuat inflasi di kota Ambon terkontrol," terang Maail kepada wartawan diruang kerjanya, kemarin.
Menurutnya, selain untuk mengendalikan harga ikan dan inflasi juga pembagian ikan gratis tersebut, bertujuan untuk pemenuhan protein ikan bagi masyarakat, sekaligus mengkampanyekan program masyarakat gemar makan ikan.
"Masyarakat gemar makan ikan, karena ikan itu bisa dikonsumsi oleh semua usia. Baik itu dari bayi umur 6 bulan mulai makan pendamping ASI atau MP ASI sampai lanjut usia bisa konsumsi ikan," ujarnya.
Dikatakan, pembagian ikan gratis itu sudah berlangsung sejak pekan kemarin, yang dimulai dari kawasan kecamatan Nusaniwe.
"Pertama itu untuk masyarakat di kawasan gunung nona lokasinya tepat di TVRI, kemudian pohon Mangga, Taman Makmur, kemudian Batumerah yang dipusatkan di depan kantor Negeri," beber dia.
Diakui, setiap kepala keluarga hanya mendapatkan 2 kilogram ikan segar.
"Target kita itu 450 Kepala Keluarga (KK). Yang dikawasan Gunung Nona itu 150 KK, kemudian Pohon Mangga 150 KK dan Batumerah 150 KK. Persyaratannya warga yang mendapatkan ikan gratis itu hanya menunjukan kartu KK. Setiap warga mendapatkan 2 kilogram ikan segar, sehingga jika dikalikan makan ikan yang kita bagikan itu sebanyak 900 kilogram atau 0.900 ton," jelasnya.
Ditambahkan, ratusan kilogram ikan segar yang dibagikan itu, terdiri dari berbagai jenis ikan.
"Kita bagikan itu, pelagis kecil atau kawalinya, kemudian momar, baby cakalang atau anak cakalang, baby tuna atau tatihu,"terangnya.
Maail menegaskan, pembagian ikan ini sifatnya insidentil dan tidak rutin.
"Artinya tidak dibagikan secara keseluruhan warga. Kota hanya bagikan di beberapa titik yang memang sesuai dengan target kita memang kegiatan bagikan ini kita akan terus lakukan kedepan,"tandasnya.
Kendati demikian, dirinya mengaku, pembagian ikan gratis kepada masyarakat ini bukan baru pertama kalinya, melainkan sudah dilakukan berulangkali, terutama saat perayaan hari-hari besar keagamaan.
"Dulu waktu perayaan Natal dan Tahun Baru, kemudian saat harga ikan naik juga kita lakukan pembagian ikan gratis kepada warga tidak mampu. Harapan kita dengan program ini bisa membantu masyarakat tidak mampu, disamping bisa menekan inflasi yang ada," kuncinya.(AH)
Dapatkan sekarang