Pemkot Ambon Ganti Untung  Warga Terdampak Jalan Lingkar Seri 
Pj Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menyerahkan biaya ganti untung secara simbolis kepada warga yang lahannya digusur untuk pembangunan jalan. --Ars/AT.
FaizalLestaluhu
07 Nov 2023 10:23 WIT

Pemkot Ambon Ganti Untung Warga Terdampak Jalan Lingkar Seri 

AMBON,AT-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, resmi menyerahkan biaya ganti untung tanaman milik warga Negeri Naku dan Kilang, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, yang terkena dampak dari pembangunan jalan lingkar Seri hingga Hukurila.


Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, penyerahan dana ganti untung tanaman, dan lahan milik warga kedua negeri tersebut, merupakan wujud dari janji Pemerintah Kota Ambon.


"Patut kita syukuri sebab pemerintah telah menunaikan sebagian janji mereka kepada warga yang terkena dampak akibat dari proyek pengerjaan jalan tersebut," kata Wattimena kepada media ini di Balai Kota Ambon, kemarin. 

Menurutnya, anggaran ratusan itu diserahkan kepada puluhan Kepala Keluarga dari kedua negeri tersebut.


"Penyerahan ganti untung yang diserahkan  ini sebesar Rp. 714.942.531, kepada 26 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari dua negeri tersebut (Naku dan Kilang). Dengan pembagian per-KK akan disesuaikan dengan banyaknya tanaman jangka panjang yang terkena penggusuran guna melaksanakan pembangunan jalan lingkar dimaksud," jelasnya.

Dikatakan, masih ada lagi tersisa puluhan Kepala Keluarga (KK) pemilik lahan yang belum mendapatkan hak mereka. 


"Masih ada sisa lagi yang masih belum diberikan. Kami berharap seluruh warga yang mendapatkan dampak dari pembangunan ini mendapatkan ganti untung,” ungkapnya. 

Diakui, penyerahan ganti untung ini bukan terlambat diberikan kepada warga, hanya saja di tahun-tahun sebelumnya dampak Covid-19 cukup besar bagi kota ini, sehingga proses pelunasan baru dapat terlaksana di Tahun 2023, dan akan diupayakan agar seluruh warga yang terkena dampak, ini mendapatkan hak mereka. 


“Sisanya sudah dianggarkan di perubahan APBD, bulan depan kalau memungkinkan kita menyelesaikan sisanya. Terus sampai di Hukurila, seluruh warga yang terdampak kita akan mengantinya. Jalan itu dibangun diatas lahan milik masyarakat yang digusur karena itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) untuk diganti,” tandasnya. 

Sementara itu, diberita sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, resmi menepati janji mereka untuk melakukan perbaikan terhadap ruas jalan menuju Negeri Ema, Kilang, Naku, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel), Kota Ambon.

Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo mengatakan, ruas jalan menuju Negeri Ema dan Kilang, yang selama ini mengalami rusak parah telah dilakukan perbaikan. 
"Untuk jalan dari dan menuju Negeri Ema, dengan panjang ruas jalan sekitar 550 meter sudah kita hotmix. Pengerjaan hotmix jalan menuju Ema itu sudah selesai dikerjakan Senin kemarin,"kata dia, kepada wartawan di kantornya, Selasa lalu.

Menurutnya, perbaikan jalan menuju Negeri Ema itu, dikerjakan dengan memakan waktu sekitar dua hari.
"Target kita untuk pengerjaan jalan itu memang tiga hari tapi ternyata hanya dua hari dan sudah selesai. Saat ini peralatan sudah kita pindahkan untuk pengerjaan jalan menuju Negeri Kilang. Pengerjaan jalan ini dibawa tanggungjawab pak Wendy Sahusilawane, selaku Satker," jelasnya.

Dikatakan, target pengerjaan jalan dari dan menuju Negeri Kilang itu, yakni dua hari.


"Perkiraan kita sebelum hari Jumat jalan 500 meter menuju Negeri Kilang itu juga harus terselesaikan," tegasnya.

Usai dari Kilang, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan pengerjaan jalan menuju Negeri Naku.


"Kalau tidak ada kendala maka akan kita pindah untuk pengerjaan jalan menuju Naku. Jalan itu kita hotmix,"ujarnya.

Disinggung soal dana yang digunakan untuk pengerjaan jalan tersebut, Latuihamallo mengaku, menggunakan dana APBD Pemerintah Kota Ambon, tahun 2023.
"Kita pakai APBD sebab anggaran ruas jalan itu ditampung di APBD 2023 ini,"tandasnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo mengatakan, dalam tahun 2023 ini akan dilakukan peningkatan berupa hotmix dikedua ruas jalan tersebut.

"Peningkatan jalan di Ema, Kilang dan Naku telah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon tahun 2023 ini, dengan nilai proyek yang berbeda-beda,"kata dia, kepada wartawan di kantornya, kemarin.

Menurutnya, selain ruas jalan dikedua negeri tersebut, yang memang sudah lama alami kerusakan dan akan di-Hotmix, dalam tahun ini juga akan dilakukan perbaikan ruas jalan masuk kawasan Negeri Hatalai Kecamatan Leitisel.

“Jadi ada tiga ruas jalan di Leitisel yang akan diperbaiki tahun ini. Naku dan Ema akan hotmix. Sementara di Hatalai hanya perbaiki jalan masuk yang seperti ada retak begitu saja,” jelasnya.

Dikatakan, peningkatan jalan hotmix di Ema, diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp 800 juta, dengan luasan jalan sepanjang 1,200 meter. 
"Sedangkan di Naku sekitar Rp 500 juta dan Hatalai karena kerusakan sedang hanya akan habiskan dana senilai Rp 100 juta," terangnya.(HA) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai