AMBON,AT-Untuk meningkatkan kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, bakal berlakukan tanda tangan elektronik. Namun sebelum tandatangan tersebut diberlakukan, kedua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut melakukan sosialisasi kepada seluruh ASN yang ada dilingkup Pemerintah Kota Ambon.
Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse mengatakan, pihaknya kini memulai proses tanda tangan elektronik terhadap surat menyurat dan arsip, lewat sosialisasi bagi para Lurah yang digelar.
Menurutnya, pemberlakuan tanda tangan elektronik itu seiring dengan predikat kota Ambon sebagai salah satu Smart City, maka di tahun 2024 ini telah diputuskan proses surat menyurat, tidak lagi ditandatangani secara manual.
“Dengan tanda tangan elektronik maka Lurah dimana saja dapat menandatangani surat, sehingga lebih memudahkan tugas-tugas administrasi walaupun sedang tidak berada di tempat," kata Agus saat pelaksanaan sosialisasi tersebut di Balai Kota, kemarin.
Ririmasse mencontohkan, untuk pegawai Kontrak di lingkup Pemkot misalnya, ada 1.600 Surat Keputusan (SK) yang harus ditandatangani.
"Ini tentu akan menyita waktu dan tenaga. Oleh sebab itu dengan tandatangan elektronik maka proses ini dapat diselesaikan lebih cepat," ujarnya.
Dirinya mengaku, pemberlakukan tanda tangan elektronik itu memang ada plus minusnya.
"Tetapi ada paraf koordinasi sehingga (tandatangan elektronik) bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Selain tandatangan elektronik. Sekkot juga mendorong untuk digitalisasi arsip yang ada di unit kerja masing -masing, lewat Sistem Informasi Kearsipan Terintegrasi dan Dinamis (SRIKANDI) sehingga berkas - berkas tersebut tidak memenuhi area kantor.
Dirinya meyakini, dengan proses ini maka perbaikan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat dapat terwujud.
“Kita mulai tahap demi tahap, teman-teman saya yakin punya kapasitas dan poitensi untuk itu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, turut hadir mendampingi Sekkot dalam Sosialisasi: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, P. Pattiasina, Kepala BPKSDM, Steven Dominggus, serta Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kominfo dan Persandian, Ronald Lekransy.(HA)
Dapatkan sekarang