AMBON, AMBONTERKINI.--Meluapnya air sungai akibat hujan deras beberapa hari terakhir menyebabkan puluhan rumah warga di Dusun La'ala, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terendam banjir, Senin (21/2). Air sungai meluap lantaran normalisasi sungai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten SBB terkesan asal-asalan.
Menurut Ahmad Rumain, salah satu warga Dusun La'ala, banjir tersebut dikarenakan hujan deras yang mengakibatkan talud pembatas sungai jebol sehingga air masuk ke permukiman warga.
"Talud pembatas jebol sehingga air meluap keluar. Akibatnya, hampir sebagian besar rumah yang terendam air," ungkap Ahmad Rumain.
Selain itu, kata Ahmad, pasca banjir sebagian besar warga tidak mengevakuasi diri ke tempat aman. Namun mereka memilih tinggal untuk mengamankan barang-barang yang bisa digunakan ke tempat yang lebih aman.
Dikatakan, banjir terjadi mulai pukul 12.00 WIT hingga sore hari. Belum ada bantuan dari Pemkab SBB. Dia bahkan menilai Pemkab SBB tidak serius dalam mengantisipasi bencana alam yang terjadi di daerah tersebut.
Padahal, peristiwa banjir ini bukan yang pertama terjadi. Namun sudah berulang jika terjadi hujan deras.
"Kami berharap, dengan adanya banjir yang berulang kali ini, semoga Pemkab SBB lebih serius dalam menangani masalah ini. Entah dilakukan seperti apa, tapi yang pasti kami berharap pemda bisa melihat hal ini sebagai suatu masalah yang serius," imbunya.
Icha, warga lainnya mengatakan, beruntung banjir terjadi pada siang hari, sehingga masyarakat bisa lebih cepat mengevakuasi diri dan barang-barang mereka. Jika terjadi malam hari maka dipastikan dan tidak menutup kemungkinan bisa mengakibatkan korban jiwa.
"Dulu sebelum ada talud itu, biar hujan sedikit saja pasti banjir. Tapi, setelah dong su biking talud itu sudah jarang. Katong kira kalau su ada talud ini seng bakal banjir lai padahal masih saja, seng tau kanapa lai," keluh Icha dengan dialeg Ambon sembari berharap Pemkab SBB turut memperhatikan kondisi yang mereka alami.(YS)
Dapatkan sekarang