NAMROLE, AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Pemkab Bursel) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM secara resmi mengusulkan sebanyak 1212 formasi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2023 ke KemenPAN-RB. Hal ini disampaikan Dullah Tualeka, Kepala BKPSDM Kabupaten Bursel kepada media ini di ruang kerjanya, kemarin siang.
Lanjut Tualeka, dari jumlah 1212 itu, akan dibagi lagi untuk tiap-tiap formasi, yakni 246 orang untuk formasi tenaga guru, 730 orang untuk formasi tenaga kesehatan dan 236 orang untuk formasi tenaga teknis. Usulan terkait formasi CPNS tersebut sudah kami sampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta sejak akhir Mei lalu.
“Kita usulkan melalui Aplikasi yang disampaikan, dan itu sudah dilakukan sejak akhir Mei,” terang Tualeka.
Menurut Tualeka, pengusulan 1212 formasi CPNS dilakukan, karena sesuai informasi yang berkembang pelaksanaan seleksi CPNS akan dilakukan pada Juni 2023 lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.
“Kami sudah sampaikan usulannya dan saat ini masih tunggu jadwal pelaksanaan saja. Sesuai informasi yang kami dengar bahwa seleksi akan dilakukan bulan Juni 2023 nanti,” sebutnya.
Biasanya, kata Tualeka, seleksi CPNS dilakukan bulan Oktober tahun berjalan. Tetapi untuk tahun ini, akan dimajukan ke Juni.
“Mudah-mudahan informasi itu benar. Dan seleksi bisa sesuai dengan jadwal yang disampaikan sehingga kita bisa mempersiapkan diri dengan baik terkait rencana penerimaan CPNS tersebut,” harapnya.
Hanya saja, kata Tualeka, BKPSDM sendiri punya kendala terkait sarana dan prasarana pendukung dimana pelaksanaan seleksi sudah menggunakan sistem Computer Assement Test (CAT).
"Kami masih menggunakan komputer milik SMA Negeri 7 Kabupaten Buru Selatan. Hal ini lantaran sejumlah komputer milik BKPSDM rusak akibat terkena air hujan yang merembes masuk ke ruang komputer yang biasanya digunakan untuk seleksi. Ini kendala kita. Tetapi kami tetap siap untuk mengantisipasi, jika Pempus melakukan seleksi dibulan Juni nanti,” kunci Tualeka.
Terpisah, Bernadus Wamese, Ketua komisi I DPRD Kabupaten Buru Selatan mengatakan, DPRD mendukung dan merespon positif langkah Pemkab yang mengusulkan 1212 orang untuk kuota CPNS Tahun 2023 .
"Tentu merespon dengan baik langkah yg dilakukan Pemkab Bursel," ungkapnya.
Mantan Asisten I Sekda Kabupaten Bursel ini mengatakan, dari jumlah itu, harusnya diprioriitaskan adalah tenaga non teknis. Hal ini di karenakan beberapa tahun terakhir ini saat penerimaan atau seleksi CPNS tenaga teknis tidak pernah diakomodir. Sementara tenaga guru dan tenaga kesehatan hampir setiap tahun ada jatahnya.
"Kami minta untuk tahun ini ada prioritas untuk tenaga teknis. Karena beberapa tahun terakhir ini tidak pernah di ada dalam kuota seleksi CPNS," tegasnya menutup pembicaraan.(ESI)
Dapatkan sekarang