Pelayanan Buruk, Warga Demo Minta Direktur RSUD Masohi Diganti
Keluarga Almarhumah, Yostina Rumangun beserta OKP lingkup Kabupaten Maluku Tengah ujuk rasa di depan RSUD Masohi, kemarin. - Djen Wasolo/Ameks.
FaizalLestaluhu
11 Aug 2023 10:59 WIT

Pelayanan Buruk, Warga Demo Minta Direktur RSUD Masohi Diganti

MASOHI,AT-Aliansi Masyarakat Peduli Pelayanan Publik bersama sejumlah OKP di Maluku Tengah dan keluarga Yostina Rumangun gelar aksi protes pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi, kemarin. 

Dalam aksi tersebut, keluarga Yostina menuntut agar pemerintah kabupaten dalam dalam hal ini Penjabat Bupati Maluku Tengah, Muhamat Marasabessy segera mengevaluasi pihak RSUD Masohi. 

"Harus segera memanggil Plt Direktur RSUD Masohi, dan evaluasi sistem pelayanan," kata Ridwan Karim saat menyampaikan orasinya. 

Alumni Fakultas Hukum Universitas Darussalam Ambon itu mengungkapkan bahwa, ini bukan kali pertama kejadian serupa terjadi, tapi sudah beberapa kali. Tapi, pihak RSUD tidak pernah berubah dalam proses pelayanan kesehatannya. 

"Harus evaluasi tingkat pelayanan RSUD Masohi, jika tidak akan ada lagi korban-korban selanjutnya, " ucapnya meminta. 

Menurutnya, manejemen dan sistem pelayanan yang buruk di RSUD Masohi tidak lain karena kegagalan seorang pemimpin sehingga perlu untuk segera dievaluasi dan jika memungkinkan agar segera diganti.

"Gantikan dr. Herry Siswanto sebagai Plt. Diruktur RSUD Masohi, serta sejumlah pegawai yang di RSUD Masohi segera di beri sanksi," tegasnya. 

Sementara itu, Nikson Kasimilale yang merupakan suami almarhumah Yostina Rumangun kepada media ini mengatakan, aksi yang di gelar merupakan ungkapan kekecewaan atas pelayanan RSUD Masohi. 

"Saya sebagai suami almarhumah sangat prihatin dengan kondisi pelayanan di rumah sakit, dimana pada saat proses pelayanan pihak rumah sakit yang tidak begitu maksimal mengakibatkan sehingga istri saya mengalami drop dan fatalnya meninggal dunia," ucapnya. 

Kasimilale menjelaskan, apa yang diungkapkan oleh Plt. Direktur RSUD Masohi, bahwa dirinya yang kemudian membawa masa dan mengacaukan kondisi rumah sakit sepenuhnya tidak benar. 

"Ungkapan oleh Plt Direktur RSUD tentang sejumlah massa yang kemudian menyerang tenaga medis di RSUD Masohi itu benar, itu merupakan keluarga kami yang datang ke rumah sakit untuk menjemput almarhumah," jelasnya. 

Dibagian lain, Plt. Direktur RSUD Masohi dr. Herry Siswanto mengungkapkan, pelayanan rumah sakit kepada almarhumah sudah sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP). 

"Kami telah melayani sesuai standar operasional, kami punya rekam medis yang jelas," ujar Herry. 

Pasalnya sejumlah sanksi akan di berikan kepada perawat yang kemudian mengomentari via media sosial facebook dan menyinggung keluarga korban. 

"Kami punya aturan, sudah pasti beberapa petugas medis kami akan di berikan sanksi,"  pungkasnya. (DW)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai