NAMROLE,AT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Buru Selatan, Wa Jeni mengungkapkan, hingga September 2024, capaian pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional ( PIN) di Kabupaten Buru Selatan telah mencapai 90 persen.
"Untuk capaian pelaksanaan PIN Polio tahap I sudah 90 persen, sementara tahap II sudah mencapai 90,4 persen," beber Jeni kepada pers di ruang kerja, kemarin
Untuk tahapan I, lanjut Jeni, rata- rata pelaksanaan PIN Polio pada 13 Puskesmas berjalan aman dan lancar dan itu sudah mencapai angka 90 persen. Sementara tahap II, sudah berada diangkat 90,4 persen. Kita akan berupaya agar dalam bulan Oktober ini pelaksanan PIN Polio di 13 Puskesmas yang ada dalam wilayah Kabupaten Buru Selatan bisa lebih dari pelaksanaan pada tahap I," ungkapnya.
Untuk tingkat Provinsi sendiri, terang Jeni, pelaksanan PIN Polio, Bursel berada di urutan dua setelah kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
"Kalau untuk provinsi sendiri Bursel berada di posisi 2 setelah Kabupaten Maluku Barat Daya,baik itu untuk tahap I maupun tahap II," sebutnya.
Kenapa Buru Selatan masih diurutan ke dua? tutur dia, karena pelaksanan PIN Polio untuk anak pada tahap I perlu diulangi lagi untuk tahap II.
"Jumlah sasaran yang mendapatkan PIN Polio adalah anak dari 0 sampai 7 tahun. Ini juga berlaku untuk tahap II, dimana PIN Polio tinggal di berikan lagi dosis yang sama sesuai dengan jumlah sasaran per wilayah kerja per Puskesmas," jelasnya.
Yeni mengaku, dalam pelaksanaan PIN Polio ini adalah sejumlah kendala yang dihadapi, yakni terkait dengan penginputan data.
"Kita terkendala di penginputan data. Dan itu berkaitan dengan masalah jaringan internet. Ada PuPuskemas ertentu yang terkendala dalam penginputan dan itu berkaitan langsung dengan jaringan. Ini menyebabkan ada beberapa Puskemas persentasi PIN Polio masih di angka 70 persen. Namun apapun alasannya, pelaksanaan PIN Polio untuk tahap I maupun II akan diupayakan agar bisa mencapai angka 95 persen," tutupnya.(Edy)
Dapatkan sekarang