Pekerjaan Gedung Balai Dusun Siaputi Mangkrak
Ilustrasi gedung mangkrak.
FaizalLestaluhu
08 Aug 2024 09:22 WIT

Pekerjaan Gedung Balai Dusun Siaputi Mangkrak

AMBON,AT-Gedung Balai Dusun Siaputi, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang dikerjakan Tahun 2023 lalu sampai saat ini belum selesai alias mangkrak. Padahal anggaran pembangunan yang bersumber dari Dana Desa Lokki tahun anggaran 2023 sebesar Rp 120 juta telah dicairkan semua.

Terhadap persoalan ini, pihak Inspektorat Kabupaten SBB telah melakukan pemeriksaan dokumen dan pendalaman persoalan di lapangan. 

Plt. Kepala Inspektorat SBB, Indra Maruapey mengaku, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait pengunaan dana desa. Namun pemeriksaan dilakukan tidak hanya pada Desa Loki tapi seluruh desa-desa di SBB. 

"Saat ini telah dilakukan pameriksaan reguler pada sejumlah desa, salah satunya di Desa Lokki, Kecamatan Huamual, terutama terkait pertanggungjawaban pengelolaan anggaran DD dan ADD," ujar Maurapey kepada media ini di kantornya, kemarin. 

Pemeriksaan difokuskan pada program kerja standar dan kualitas perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan kegiatan. Sekaligus untuk mengidentifikasi masalah-masalah dalam pelaksanaan tupoksi hingga pengelolaan keuangan.

"Dalam pemeriksaan jika terdapat indikasi penyalahgunaan, penyelewengan yang berdampak pada kerugian negara dapat dilakukan pembinaan dan pemberian sanksi," ujarnya.

Namun begitu, ia mengaku, hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, termasuk untuk dugaan pelanggaran DD di Desa Loki belum bisa dibuka. Namun secara detil belum memastikan adanya indikasi. Tapi Inspektorat akan mengambil langkah tertentu jika nanti ditemukan adanya indikasi penyimpangan.

Sementara itu, pantauan media ini di lapangan pada Senin (5/8), terlihat gedung Balai Dusun Siaputi tersebut belum rampung, atau progresnya baru sekira 50-60 persen. Dimana pada bagian atap seluruhnya belum ditutup. Begitu juga dinding dan lantai belum sepenuhnya tuntas dikerjakan.

Informasi di lapangan menyebutkan, pekerjaan gedung tersebut sejak Januari 2023 namun hingga saat ini tak lagi dilakukan pekerjaan lanjutan. Pekerjaan dilakukan oleh masyarakat setempat melalui panitia pembangunan sesuai arahan pihak desa. 

"Yang kerjakan itu masyarakat sini (Siaputi. Tapi sampai sekarang belum diselesaikan. Padahal kita dengar anggaranya sudah dicairkan semua,"  ujar salah satu warga Siaputi sat diajak bincang-bincang.

Ternyata bukan hanya pembangunannya, menurut pengakuan warga setempat anggaran atau biaya material bangunan yang disiapkan warga setempat belum sepenuhnya dibayar lunas.

Sementara itu, penjabat Kepala Desa Lokki, Amrosi Putilehalat saat dikonfirmasi via telepon dan WhatsAp tidak merespons balik. (Yud)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai