Pecah Telur! Karateka Maluku  Akhirnya Raih Medali Emas di Kejurnas Forki
Edwin Eduard Uneputty pose bersama usai mengalungkan medali kepada para juara di kelas kumite under -67 kg putra. --istimewa.
FaizalLestaluhu
12 May 2026 23:42 WIT

Pecah Telur! Karateka Maluku  Akhirnya Raih Medali Emas di Kejurnas Forki

AMBON, AT-Penantian karateka Maluku meraih medali emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate memperebutkan Piala Ketum PB Forki akhirnya terkabulkan juga. Kristo Vicolens Iwane berhasil meraih medali emas di nomor kumite under -67 Kg  putra. 

Wajar jika tim karate Maluku meluapkan kegembiraannya ketika Kristo akhirnya mampu membawa pulang emas. Sekeping emas ini merupakan penantian panjang sejak keikutsertaan Maluku di Kejurnas Forki pada tanggal 17 April 1969 silam. 

Tim Karate Forki Maluku. --istimewa. 

Di laga pamungkas (final) yang berlangsung di GOR Citra Kirana, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5), atlet binaan Gerosh Nahun Fryski Somarwame ini sukses meredam karateka asal DKI Jakarta, Muhamad Leo Putra dengan skor telak 5-0.

Sementara Marchelino Jamsen Kuhuparuw yang turun di kelas Kumite  Senior -55 Kg harus puas dengan medali perak setelah kalah dari atlet PB Inkanas dengan skor 8-0.

Sayang, langkah karateka putri andalan Maluki, Adelia Tuasikal harus terhenti di fase 8 besar setelah kalah tipis 2-1 dari Al Mahyra Tiara Sandi, atlet Pelatnas di nomor -68 kg putri. 

Aurelline Edfenza Uneputty yang turun di kelas KATA juga menunjukkan performa terbaik walau akhirnya terhenti di babak perempat final. 

Kepada media ini usai laga, Edwin Eduard Uneputty, Asisten Manajer Tim Karate Forki Maluku, mengaku bangga dengan pencapaian di Kejurnas Forki kali ini. 

"Lawan yang dihadapi Kristo di final itu merupakan atlet DKI yang masuk dalam program Pelatnas. Makanya saya bangga Kristo menyegel medali 1 emas untuk Maluku," beber Edwin saat menghubungi media ini, Selasa (12/5) malam, langsung dari Arena Kejurnas. 

Edwin juga mengaku, meski persiapan atlet menuju ajang nasional ini cukup singkat, tapi hasilnya seperti kita lihat hari ini (1 emas dan 1 perak). 

"Jujur,  walau waktu latihan cukup singkat, yakni hampir satu bulan, tapi mereka bisa berikan yang terbaik untuk Maluku. Itu satu kebanggan bagi kami," tutur dia. 

Kata Edwin, ini sejarah bagi pencapaian karateka Maluku karena baru pertama ada atlet karate yang meraih medali emas di ajang Kejurnas yang memperebutkan ketua PB Forki. 

"Sekeping emas dari Kristo itu merupakan sejarah bagi Forki Maluku karena sejak karateka asal daerah ini mengikuti ajang itu sekitar tahun 1969, tidak ada karateka yang meraih medali emas dan hari ini Kristo sukses pecah telur dengan meraih medali emas. Ini sejarah dan pencapaian yang sangat luar biasa. Prestasi ini juga harus menjadi penyemangat bagi atlet lain di event karate yang selanjutnya," demikian Edwin.(Cal)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai