PDIP Dikabarkan Usung Jeffry-Abua, Benhur : Saya Belum Tahu
FaizalLestaluhu
14 Aug 2024 06:40 WIT

PDIP Dikabarkan Usung Jeffry-Abua, Benhur : Saya Belum Tahu

AMBON, AE—Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP)  dikabarkan mengeluarkan rekomendasi kepada Jeffry Apoly Rahawarin (JAR) dan Tuasikal Abua sebagai pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gurbernur Maluku. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan berkoalisi dengan PDIP.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini di internal pengurus DPD PDIP Maluku yang sementara berada di Jakarta, mengaku jika Rabu (14/8) hari ini, DPP bakal mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan Jeffry Apoly Rahawarin-Tuasikal Abua.

"Insya Allah tidak ada halangan besok (hari ini-red) rekomendasi PDIP sudah diberikan untuk Pilgub Maluku," jelas sumber kepada Ambon Ekspres, Selasa (13/8). 

Saat ditanya, apakah rekomendasi diberikan kepada pasangan Jeffry dan Abua, ia membenarkan.

"Iya Bang, seperti itu, " sebutnya.

Sementara Ketua DPD PDIP Maluku, Benhur George Watubun yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

" Saya belum tahu soal itu," jawab Benhur.

Terpisah, Abas Hames Hanubun salah satu orang dekat Jefry Apoly Rahawarin mengaku jika hari ini PDIP memberikan rekomendasi  kepada Jefry Abua.

"Iya benar besok (hari ini-red) rekomendasi PDIP kepada pak JAR," tegas Abas.

SIAP BERKOALISI

Sejauh ini, JAR hanya mengantongi surat tugas dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki dua kursi di DPRD Maluku.  JAR menerim surat tugas dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Mardiono, pada 12 Juni 2024 lalu. 

Salah satu instruksi dari surat tugas itu, JAR harus membangun komunikasi dengan parpol lain guna memperoleh dukungan minimal 20 persen kursi untuk bisa mendaftar sebagai calon gubernur. 

Namun, hingga sekarang, mantan Pangdam VI/Pattimura itu belum mendapat rekomendasi dari parpol lainnya. Meski begitu, PPP yang sejak awal memberikan dukungan, sangat optimis JAR akan memenuhi syarat minimal 9 kursi untuk maju sebagai calon gubernur. PPP memiliki 2 kursi di DPRD Maluku. 

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin mengatakan, bakal calon yang jarang muncul ke publik akan memberikan kejutan di akhir, karena politik sangat dinamis dan dinamikanya masih terus berlangsung. Apalagi, banyak parpol yang belum mengeluarkan rekomendasi. 

"Kami optimis Pak JAR yang sudah kita berikan surat tugas pasti maju di Pilgub. Politik kan dinamis, dinamikanya terus bergerak. Kita tidak bisa berspekulasi terlalu berlebihan, karena ada pasangan yang sudah muncul ke publik tapi belum direkomendasi, masih sebatas informasi," ujar Rovik kepada media ini, di Kantor DPRD Maluku, Senin (12/8). 

Rovik menegaskan, hingga saat ini PPP masih tetap mendukung JAR, sembari terus melakukan komunikasi dengan parpol lainnya. Hal itu merupakan bentuk komitmen PPP terhadap keputusan yang telah diambil sebelumnya.

"Ketika PPP mengambil keputusan berikan surat tugas ke pak Jeffry, dan sampai hari ini kami masih tetap bersama beliau,"tegasnya.

Selain itu, JAR juga membangun komunikasi intens dengan beberapa parpol lainnya. Progresnya disampaikan kepada dpw PPP Maluku maupun DPP. 

"Tentang progresnya kapan rekomendasi (paprol lain) diberikan sudah disampaikan. Jadi figur yang jarang muncul, tiba-tiba muncul dengan suasana tersendiri. Misalnya, di Pilkada Jakarta, Pak Anies Baswedan tiba-tiba berpasangan dengan Sandiaga Uno untuk Pilkada DKI 2017, kan awalnya tidak terpikirkan publik. Jadi itulah politik. Untuk Maluku JAR tetap maju," paparnya. 

Sesuai tahapan dan jadwal Pilkada Serentak 2024, batas pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur ke KPU pada 29 Agustus 2024, Rovik optimis, sebelum pembukaan pendaftaran pada 27 Agustus nanti, JAR dan pasagannya sudah mengantongi rekomendasi dengan akumulasi kursi minimal 9 kursi. 

"Saya kira partai politik yang lain juga punya hitungan seperti itu. Bahkan dalam waktu dekat ini, rekomendasi sudah diberikan kepada calon siapa. Kita ikuti saja dinamika yang terjadi," imbuh Rovik.

Soal informasi PDIP akan menyerahkan rekomendasi kepada Jeffry dan Abua, Rovik berpendapat, baiknya menunggu informasi resmi hari ini. Jika JAR memperoleh rekomendasi partai besutan Megawati Soekarnoputri itu, PPP siap bergabung.

"Nanti kita lihat besok (hari ini-red) . Kalau benar PDIP sudah ke Pak JAR maka PPP tentu siap berikan berikan rekomendasi dan berkoalisi dengan PDIP," tegas Rovik menutup pembicaraan. (Wahab/Nal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai