Pasar Tulehu Rusak Parah , Saat Berjualan Pedagang Harus Mencari Tempat Aman
Kondisi Pasar Tulehu yang rusak parah namun belum juga diperbaiki oleh pemerintah. --Faiz/AT
Pasar Tulehu Rusak Parah , Saat Berjualan Pedagang Harus Mencari Tempat Aman
FaizalLestaluhu
26 Dec 2023 12:41 WIT

Pasar Tulehu Rusak Parah , Saat Berjualan Pedagang Harus Mencari Tempat Aman

AMBON, AT-Pasar Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah yang rusak sejak gempa 26 September 20219 silam, belum juga diperbaiki. Kondisinya saat ini sudah rusak parah. Bahkan pedagang harus mencari tempat yang aman saat berjualan.

Pantauan media ini, Selasa (26/12), pasar yang buka setiap hari itu kondisinya memprihatinkan. Selain kotor karena banyak sampah yang berserakan, sejumlah atap los pasar tersebut sudah sangat tidak layak. Yakni, sudah banyak yang bolong, begitupun dengan plafon sudah rusak. 

Karena kondisi los yang sudah tidak layak tersebut, pedagang terpaksa harus mencari tempat yang lebih nyaman untuk berdagang. 

Salah seorang pedagang, Ibu Ros mengatakan bahwa, saat berjualan para pedagang harus mencari tempat yang masih aman dan nyaman untuk berjualan.

"Harapannya ya segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Malteng dan ditata supaya lebih baik dan tidak semrawut, " tututrnya kepada kepada Ambon Terkini. 

Dia menjelaskan, saat gempa 2019 lalu, semua bagian di pasar ini rusak.

"Saya ingin adanya revitalisasi secara menyeluruh," jelasnya. 

Lebih jauh dijelaskan, akibat kondisi ini, para pedagang terpaksa mencari tempat berjualan di samping jalan yang ada di kawasan pasar tersebut. 

"Semua pedagang sudah tidak lagi berjualan di dalam pasar ini. Mereka mencari tempat yang lebih aman yakni di samping jalan dan itu dilakukan setiap hari, " beber Ros.

Sebenarnya, imbuh Ros, ada bangunan pasar yang sudah diperbaiki, tapi ada juga sebagian yang belum diperbaiki hingga detik ini. 

"Semoga tahun ini, kami ingin pasar ini sudah direvitalisasi oleh Pemkab maupun pihak terkait yang lain sehingga pedagang bisa kembali berjualan di dalam pasar tersebut," pungkasnya. (CAL) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai