Pasangan LAWAMENA Tawarkan Perubahan
Said Assagaff, Ketua Tim Pemenang LAWAMENA berorasi di hadapan ribuan pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Hendrik-Vanath. --Istimewa.
FaizalLestaluhu
14 Nov 2024 07:14 WIT

Pasangan LAWAMENA Tawarkan Perubahan

AMBON, AT-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gurbernur,  Maluku Hendrik Lewerissa Abdulah Vanath (HL-AV) melaksanakan kampanye akbar di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (13/11) kemarin. Kampanye paslon dengan akronim LAWAMENA itu dihadiri ribuan massa pendukung.

Kampanye akbar pasangan nomor 3 itu diawali dengan panggung musik oleh penyanyi nasional dan lokal Maluku. Pantauan media ini, pada pukul 14.00 WIT, pendukung pasangan Hendrik-Vanath mulai berdatangan di Lapangan Merdeka.

Sekitar pukul 15.30 WIT, lokasi kampanye sudah disesaki massa pendukung pasangan LAWEMENA, dan terus bertambah saat para juru kampanye dan pasangan calon menyampaikan orasi politiknya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Buruh, Said Salahuddin mengawali kampanye akbar pasangan LAWAMENA atau Lewerissa-Vanath. Salahuddin mengatakan, kekayaan Maluku sangat luar biasa, baik darat maupun laut. Hanya saja masyarakat Maluku sejauh ini belum sejahtera karena potensi yang ada belum dikelola dengab baik.

Menurut Salahuddin, jika ingin Maluku berubah maka daerah ini harus punya pemimpin yang memiliki kemampuan pengelolaan pemerintahan maupun pembangunan dengan baik. Pasangan yang tepat adalah  Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath.

"Kekayaan negeri ini sangat luar biasa, ada pala, cengkeh maupun tambang, dan ikan di laut. Tapi rakyat Maluku belum sejahtera. Tentu ini ada yang tidak benar. Kenapa angka kemiskinan di Maluku masih di urutan 4? Jika mau perubahan, maka saya minta pada tanggal 27 November 2024 jangan lupa coblos nomor 3," ajak Salahuddin.

Orator kedua, Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Maluku, Talib Soumena sangat yakin pasangan LAWANENA akan menang di wilayah Jazirah Leihitu dan Salahutu.

"Katong (kita) yang hadir hari ini pulang sampaikan ke keluarga, baik di grup WhatsApp atau TikTok katong samua LAWAMENA Par Maluku pung Bae," ajak Talib.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah (Sekwil) PPP Maluku, Rovik Akbar Afifuddin mengingatkan masyarakat bahwa tanggal 27 November 2024, Maluku akan menentukan siapa pemimpinnya lima tahun ke depan. 

Lima tahun yang lalu, katanya, Maluku bukan saja kehilangan pemimpin tapi kehilangan teladan.

Olehnya itu, lima tahun ke depan harus memilih pemimpin baru untuk Maluku yang lebih baik. Rovik juga menyentil kekurangan Maluku bukan saja soal kemiskinan dan pengangguran tetapi indeks birokrasi yang menurun.

"Saudara kita (ASN) yang ada di gedung (kantor gubernur) di sana , bukan mereka punya SDM tidak bagus. Tapi karena mereka tidak diberikan kesempatan," kata Rovik sembari menunjuk kantor Gubernur dan mendapat tepuk tangan para pendukung yang hadir, termasuk para Satpol di depan kantor Gubernur. 

Anggota DPRD Maluku dua periode ini  mengungkapkan, alasan mendukung Hendrik Lewerissa karena memiliki segudang pengalaman dan jaringan hingga pemerintah pusat, termasuk dengan Prabowo Subianto.

"Saya jalan dengan HL-AV ke desa dan kampung jeritan masyarakat 80 persen ingin pemimpin baru. Yang kemarin itu jangan lagi," sebut Rovik dengan dialeg Ambon.

Rovik menambahkan, Hendrik berani meninggalkan kursi DPR RI, bukan karena tidak menghargai amanah masyarakat. Tetapi ingin melihat Maluku secara lebih luas.

"HL Gubernur untuk menjadi berkat. Berhenti janji-janji kalau hutang Rp 750 miliar. Hasil survei tiga lembaga menetapkan Hendrik Lewerissa Abdullah Vanath menang," teriak Rovik  mengkhiri orasi politiknya.

Perwakilan DPD Gerindra Maluku, Alimudin Kolatlena mengatakan, kehadiran masyarakat pada kampanye akbar menegaskan kevalidan hasil survei tersebut.

"Sebagian masyarakat ingin beliau (Henrik Lewerissa) jadi gubernur.  HL bukan serakah lepas DPR RI dan mau maju calon Gubernur. Kita doakan saja semoga pada tanggal 27 November, hati tergerak untuk kembali ke LAWAMENA for Maluku pung Bae,"kata anggota DPR RI Dapil Maluku itu.

Ketua Tim Pemenang Paslon HL-AV, Said Assagaff dalam orasi politiknya menyentil birokrasi Pemprov Maluku semasa satu periode sebelumnya. Menurut dia, banyak ASN yang berkapasitas tapi diabaikan.

"Kalian ASN Pemprov Maluku punya SDM yang bagus tapi diabaikan," katanya.

Mantan ketua DPD Partai Golkar Maluku itu juga mengingatkan Hendrik Lewerissa jika terpilih sebagai gubernur, jangan tinggal di kediaman pribadinya. Tapi harus tinggal di rumah dinas gubernur di Mangga Dua yang sudah disediakan pemerintah.

"Bukan zamannya dengan isu agama, kita cari pemimpin yang cerdas, " pungkasnya. 

Sementara itu, calon wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath mengaku, mereka memiliki strategi untuk mendorong penguatan dan pertumbuhan ekonomi Maluku.

Paslon LAWAMENA juga akan mengupayakan tes CPNS dan P3K tidak lagi di Ambon, tetapi bisa dilakukan di daerah masing-masing.  Pasangan tersebut juga berjanji akan meningkatkan kuota CPNS di Maluku.

"Kami akan tentukan pondasi ekonomi melalui investasi dan program strategis nasional. Blok Masela, LIN Ambon New Port harus diperjuangkan. Ini untuk membuka lapangan kerja. Saat ini banyak anak muda kita yang sarjana maupun SMA menganggur," bebernya.

Calon Gubernur, Hendrik Lewerissa dalam orasi politiknya menutup kampanye akbar menyebut, dua puluh tahun dirinya berkiprah sebagai politisi Gerindra Provinsi Maluku, dan telah menghadiri banyak kampanye akbar. Tapi kampanye mereka dihadiri lebih banyak pendukung.

"Saya baru temukan sangat luar biasa. Dari jam 2 siang para pendukung tidak mundur, tetap bertahan di bawah terik panasnya matahari. Saya yakin, yang dilakukan basudara ini bukan karena saya, tapi karena Maluku pung bae (baik)," tegas Lewerissa.

Hendrik juga menegaskan, paslon LAWAMENA sering menyampaikan  kondisi Maluku yang tidak baik-baik saja, terutama soal kemiskinan. Hal itu bukan berarti menyinggung dan merendahkan paslon lain, tetapi yang disampaikan tersebut demi kebaikan daerah ini.

"LAWAMENA di mana-mana bilang Maluku hari ini tidak baik-baik saja.  Itu bukan berarti kita sedang tebar kebencian, tapi ini fakta," paparnya.

Dia menambahkan, Maluku tidak pantas masuk daerah termiskin keempat di Indonesia karena punya sumber daya alam yang melimpah. Namun, sampai saat ini belum dikelola  dengan baik untuk kesejahteraan rakyat Maluku.

Selain itu, pasangan ini juga berjanji akan fokus pada perbaikan permasalahan kesehatan.  Salah satunya membangun rumah sakit representatif di setiap kabupaten/kota.

"Kami pastikan akan hadirkan fasilitas kesehatan yang baik pada setiap daerah di Maluku,"ungkapnya.

Di bidang pendidikan, lanjut Hendrik, pihaknya akan menambah kuantitas guru sehingga tidak ada lagi sekolah tanpa guru. Kemudian memberikan upah layak bagi guru-guru kontrak.

"Kami juga dukung program Persiden tentang makan gratis termasuk kepada ibu hamil. Tanggal 27 November besok jangan pindah lagi ke lain hati. Jangan golput. Mari songsong masa depan Maluku yang lebih baik. Tuhan tidak akan biarkan penderitaan ini berlangsung terus," tutup Hendrik. (Wahab) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai