Olimpiade Bintang Sekolah EduAsyik, Langkah Strategis Tingkatkan Kemampuan Siswa di SBT
CEP EduAsyik, Afif Rumbouw.
Admin
24 Apr 2026 06:17 WIT

Olimpiade Bintang Sekolah EduAsyik, Langkah Strategis Tingkatkan Kemampuan Siswa di SBT

AMBON, AT.-- Rumah Bimbingan Belajar EduAsyik resmi menggelar Olimpiade Bintang Sekolah (OBS).

Ajang bergengsi ini dihadirkan sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus mendongkrak mutu pendidikan di Maluku, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Perhelatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Pendopo Bupati pada Rabu (22/04/2026). Acara dibuka secara resmi oleh Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri.

CEO EduAsyik, Afif Rumbouw, mengungkapkan bahwa misi utama olimpiade ini adalah menyediakan parameter yang jelas untuk mengukur kualitas pendidikan di daerah.

"Alasan utamanya, kami ingin membantu pemerintah daerah mendobrak mutu pendidikan. Kita tahu bahwa kualitas pendidikan daerah akan meningkat jika kemampuan siswanya juga mumpuni," ujar Afif kepada awak media usai seremoni pembukaan.

Afif berpandangan bahwa keberhasilan guru dalam mengajar tercermin dari kompetensi siswanya. Melalui lomba ini, kemampuan siswa diuji menggunakan materi ajar sekolah namun dengan tingkat kesulitan yang bervariasi untuk memicu daya kritis.

Berkaca pada pengalaman tahun lalu, Afif mencatat adanya kesenjangan nilai yang cukup signifikan antara siswa di SBT dan Kota Ambon. Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar pada ajang kali ini.

"Mudah-mudahan pada lomba tahun ini ada peningkatan nilai yang signifikan dari para siswa di bumi Ita Wotu Nusa ini," tambahnya.

Jaga Sportivitas dan Kejujuran

Dalam sambutannya, Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri, menegaskan bahwa OBS bukan sekadar rutinitas perlombaan akademik tahunan. Menurutnya, ajang ini adalah wadah strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.

"Kegiatan ini adalah media transformasi bagi generasi muda untuk mengasah intelektualitas, membentuk karakter tangguh, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas," tegas Bupati.

Beliau mengapresiasi inisiatif EduAsyik yang dinilai selaras dengan visi pemerintah daerah dalam menyeimbangkan aspek kecerdasan kognitif dan mentalitas.

"Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas yang berlandaskan kejujuran dan persahabatan. Kompetisi ini membuktikan putra-putri SBT memiliki daya saing yang patut diperhitungkan," tuturnya optimis.

Berdasarkan laporan panitia, tercatat sekitar 600 peserta memadati lokasi acara. Mereka berasal dari hampir seluruh  kecamatan di Kabupaten SBT, yakni Bula, Bula Barat, Gorom Timur, Pulau Gorom, Siritaun Wida Timur, Tutuk Tolu, Kian Darat, dan Siwalalat. (*)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai