MUI Seram Bagian Timur Resmi Dikukuhkan
FaizalLestaluhu
29 Dec 2025 22:25 WIT

MUI Seram Bagian Timur Resmi Dikukuhkan

BULA,AT---Majelis Ulama Indonesia(MUI) kabupaten Seram Bagian Timur(SBT) akhirnya resmi dikukuhkan. Pengukuhan itu dilakukan langsung oleh perwakilan MUI Maluku, Ustadz Abu Imam Rumbara, di Aula Kemenag SBT, Senin(29/12).

Pengukuhan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah pengurus masa kbidmat 2024-2029 yang dibuka oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri.

Dalam sambutanya Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, mengatakan atas nama Pemerintah Daerah  pihaknya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Pengurus Majelis Ulama  yang baru saja dikukuhkan. 

"Amanah yang diemban ini bukanlah amanah yang ringan, namun merupakan tugas mulia dalam membimbing umat, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta memberikan pencerahan keagamaan bagi masyarakat,"ucap Fachri.

Kata dia,Majelis Ulama Indonesia memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menangkal berbagai paham yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur senantiasa membuka ruang kerja sama dan sinergi yang konstruktif dengan MUI,"jelasnya.

Menurutnya,pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini merupakan momentum yang sangat penting dan strategis. Rakerda bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi wahana untuk merumuskan program kerja yang terarah, terukur, dan relevan dengan kebutuhan umat serta dinamika pembangunan daerah.

Sementara sambutan  Dewan Pimpinan MUI Provinsi Maluku, yang dibacakan Ustadz Abu Imam Rumbara menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus MUI Kabupaten Seram Bagian Timur yang hari ini resmi dikukuhkan. Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan amanah besar yang harus diemban dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan komitmen untuk melayani umat.

"MUI memiliki peran strategis sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah). Oleh karena itu, MUI dituntut untuk terus menghadirkan dakwah yang menyejukkan, memberikan pencerahan keagamaan, menjaga persatuan umat, serta berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas sosial dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Bumi Ita Wotu Nusa, Maluku yang kita cintai,"tuturnya.

Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini sangatlah penting sebagai forum strategis untuk merumuskan program kerja yang realistis, terukur, dan responsif terhadap tantangan zaman. 

"Kami berharap program-program yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan umat, seperti penguatan moderasi beragama, pembinaan generasi muda, peningkatan kualitas dakwah, serta penguatan kerukunan antar umat beragama,"ujarnya.

Pihaknya  juga mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara MUI dan Forkopimda Kabupaten Seram Bagian Timur. 

"Sinergi ini harus terus diperkuat dalam rangka menjaga kondusivitas daerah, menangkal paham-paham ekstrem, serta membangun masyarakat yang religius, damai, dan berkeadaban,"imbuhnya.

Ketua MUI SBT ustadz Alfian Pellu yang baru dikukuhkan mengatakan, pengukuhan dan rapat kerja daerah dengan mengusung tema 'MUI Sebagai Pelayan umat dan Mitra pemerintah Wujudkan masyarakat berbudi luhur' merupakan salah satu moto atau misi dari Bupati SBT.

"Dijaman kepengurusan kita ini ayolah kita begandeng tangan bersama mewujudkan satu aspek dari pemerintah yaitu masyarakat yang berbudi luhur," pungkasnya. (Jamal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai