NAMROLE,AT-Masyarakat di Kota Namrole, ibukota Kabupaten Buru Selatan kembali dibuat resah dengan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah (Mitan).
Sulitnya Mitan membuat mereka rela antri berjam-jam untuk mendapatkannya. Hal ini karena sebagian besar warga masih menggunakan BBM jenis Mitan sebagai bahan bakar untuk memasak.
Bayangkan saja, untuk mendapatkan minyak tanah sangat sulit. Kalupun didapat hanya sebatas 5 liter, itupun harus rela antri berjam-jam.
Celaknya lagi, sulitnya Mitan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menaikan harga Mitan seenaknya.
Ola, warga Kota Namrole mengaku terkejut ketika mendapatkan Mitan dijual 1 jirigen 5 liter dengan harga Rp 50.000.
“Kemarin saya tanya di bagian pelabuhan Namrole ada salah satu pedagang enceran yang menjual 1 jirigen 5 liter Rp 50.000. Artinya Mitan di jual Rp 10.000 per liter. Ini sangat memberatkan. Kita sudah susah malah dibikin tambah susah lagi, ” keluhya kepada Ambon Terkini. Id di sela-sela antrian pembelian Mitan, kemarin.
Menurutnya, harga tersebut sangat mahal. Di setiap pangkalan Mitan yang ada dalam wilayah Kota Namrole Mitan dijual Rp 6.000/liter.
"Jika dijual dengan harga Rp 10.000/liter. Ini sangat mahal dan menyusahkan masyarakat,” tegasnya.
Hal yang sama diungkapkan oleh ibu Rina. Ia mengaku membeli Mitan di tingkat pengecer dengan harga bervariasi antara Rp.8000/liter hingga Rp 10.000/liter.
"Sementara di pangkalan, Mintan dijual Rp 6000/liter,” ungkapnya.
Terkait sulitnya mendapatkan Mitan dan melambungnya harga, mereka meminta pemerintah kabupaten melalui Dinas Perdagangan turun di lapangan untuk menindak oknum-oknum yang menaikan harga Mitan sesuka hati mereka di tengah sulitnya masyarakat mendapatkan Mitan.
“Kami minta agar pemerintah turun untuk melihat persoalan ini. Bila perlu menindak oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang sangaja menaikan harga Mitan. Jangan buat masyarakat tambah susah ditengah situasi ekonomi yang sulit saat ini,” kecamnya menutup pembicaraan. (Edy)
Dapatkan sekarang