Miris, Sekolah Dipalang, Siswa SD 01 Ambalau Terpaksa Gunakan SD Swasta untuk Belajar
Muhamad Ali Soulisa, Plt Kadis Pendidikan Bursel--Edy/Ameks
FaizalLestaluhu
13 Apr 2023 22:39 WIT

Miris, Sekolah Dipalang, Siswa SD 01 Ambalau Terpaksa Gunakan SD Swasta untuk Belajar

NAMROLE,AT- Pemerintah Kabupaten Buru Selatan terus berupaya agar proses belajar mengajar siswa - siswi SD  01 Ambalau Desa Elrara, Kecamatan Ambalau tetap berjalan kendati sekolah mereka dipalang hampir dua tahun.

Selain menyiapkan tim yang nantinya  diturunkan guna melihat langsung kondisi sekolah sekaligus lahan yang digunakan untuk membangun sekolah tersebut , pemerintah juga telah menyiapkan salah satu langkah yakni menggunakan SD 08 Swasta Ambalau untuk dijadikan lokasi belajar mengajar alternatif. Ini dilakukan agar ratusan siswa yang selama hampir dua tahun lebih mengikuti kegiatan belajar mengajar yang menggunakan rumah warga Desa Elrara  bisa melakukan aktivitas belajar mengajar di SD 08  Swasta Ambalau.

"Jadi terkait dengan masalah di SD 01 Ambalau, kita telah membentuk tim yang nantinya diturunkan ke Desa Elrara. Alternatif lainnya adalah, kita menyiapkan SD 08 Swasta Ambalau yang nantinya digunakan sebagai tempat belajar mengajar siswa dan guru SD 01 Ambalau," ujar Pelaksana Tugas ( Plt) kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Muhamad Ali Soulisa kepada media  ini di ruang kerjanya, Kamis ( 13/4).

Soulisa yang juga orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan itu menegaskan, pihaknya telah membangun koordinasi dengan kepala sekolah 08 Swasta Ambalau serta Kepsek SD 01 Elrara terkait penggunaan gedung sekolah dimaksud.

"Saya sudah panggil kedua Kepsek baik itu SD 08 Swasta Ambalau maupun SD 01 Elrara dan keduanya sudah sepakat untuk penggunaan ruang kelas SD 08 Ambalau. Intinya proses belajar mengajar harus tetap berjalan," terangnya.

Apalagi, lanjut dia, dalam waktu dekat  ratusan siswa SD 01 Elrara harus ada dalam kegiatan tes akhir semester serta siswa kelas 6 harus mengikuti ujian.

"Yang pasti Pemkab Bursel tidak tutup mata terhadap persoalan yang terjadi di SD 01 Elrara," tegasnya.

Soulisa mengaku, untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di SD 01 Desa Elrara, sesuai hasil koordinasi Tim dari Pemkab Bursel akan turun ke Ambalau tepatnya di desa Elrara setelah Perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah.

"Tim ini terdiri dari pihak  Dinas Pendidikan, Keuangan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan serta dari Bagian Sekertaris Daerah. Langkah ini juga sudah disampaikan ke Sekertaris Daerah ( Sekda) Umar Mahulette dan juga Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan koran ini sebanyak 102 siswa SD 01 desa Elrara harus belajar di rumah masyarakat. Hal ini dikarenakan sekolah mereka dipalang. Proses pemalangan sekolah tersebut sudah berlangsung hampir dua tahun lalu dan sampai sekarang belum juga di buka.  (ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai