AMBON, AT-Manajemen tim promosi Liga 1, Maluku Utara United FC akhirnya memecat Imran Nahumarury (IN) dari head coach. Selain Nahumarury, Yeyen Tumena (YT) juga dipecat dari jabatan sebgai Direktur Teknik (Dirtek) Malut United.
Menurut Dirk Soplanit, Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera bahwa, alasan utama manajemen memecat (IN dan YT) karena mereka terbukti melakukan pelanggaran yang tak bisa ditolerir dan bertentangan dengan prinsip dan tujuan klub.
"Suratnya (pemecatan) sudah kami kirimkan kepada mereka. Mereka melakukan pelanggaran yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub itu sendiri," ucap Dirk Soplanit tanpa menyebutkan pelanggan yang mereka lakukan.
Mantan ketua Asprov PSSI Maluku ini melanjutkan, langkah pemecatan terhadap keduanya diambil untuk menyelamatkan klub.
"Kami ambil langkah ini karena ingin menyelamatkan klub. Karena bagi kami, klub lebih besar dari segalanya," tegas Soplanit.
Masih versi Soplanit, meski Nahumarury sukses membawa MU finis di peringkat ketiga klasemen akhir Liga 1 musim 2024/2025. Tapi bagi Soplanit, prestasi itu bukanlah tujuan utama tim yang bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha tersebut.
"Bagi saya, di Malut United kejujuran adalah nilai utama di samping integritas, komitmen, dan loyalitas. Semoga dengan penjelasan ini, polemik antara dua belah pihak bisa berakhir," kunci Soplanit dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin (16/6). (Cal)
Dapatkan sekarang