AMBON, AT-Tim Malut United menjadi tim promosi dengan catatan terbaik di Liga 1 musim 2024/25, tim asuhan Imran Nahumarury juga merengkuh trofi di Malaysia.
Tiga pekan Liga 1 berjalan, hanya ada satu klub promosi yang belum pernah kalah.
PSBS Biak masih berkubang di zona merah dengan selalu kalah dari tiga pertandingan.
Semen Padang pun membutuhkan gol penalti untuk mengalahkan PSS Sleman yang sedang limbung karena pengurangan poin, setelah keok pada dua laga pertama.
Satu-satunya tim promosi yang stabil dalam tiga laga yaitu Malut United.
Deretan musuh Laskar Kie Raha tak main-main, yaitu Madura United ditahan dengan 10 pemain, Persebaya yang penuh bintang berhasil diimbangi.
Terakhir, Manahati Lestusen dan kawan-kawan menahan Persik Kediri di kandang lawan.
Tiga hasil seri tersebut membuat Malut bertengger di peringkat 10, terbaik di antara tim-tim promosi.
Belum cukup di situ, tim yang berasal dari Ternate, Maluku Utara tetapi bermarkas di Stadion Madya Jakarta itu menambah prestasi di luar negeri.
Saat Liga 1 rehat karena jeda internasional, Malut diundang klub Liga Super Malaysia Kedah Darul Aman untuk turnamen persahabatan.
Laga Kedah Darul Aman kontra Malut tersebut digelar di Stadion Darul Aman, Malaysia, akhir pekan kemarin.
Turnamen bertajuk Nusantara Challenge Cup itu dimenangi tim tamu dari Indonesia.
Malut mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-1 berkat tiga gol Tatsuro Nagamatsu, Victor Mansaray dan Chinoartinez. Sementara satu gol tuan rumah dicetak Miros Glosic.
Perlu dicatat, kemenangan tersebut diraih tanpa Wahyu Prasetyo yang dipanggil timnas Indonesia. Juga, duet Yance dan Yakob Sayuri sedang absen karena cedera.
Trofi yang direngkuh di negeri tetangga itu membuktikan keseriusan pelatih Imran Nahumarury.
"Walaupun bertajuk laga persahabatan, kami tetap serius mempersiapkan tim," ujar Nahumarury saat menghubungi Ambon Ekspres, Minggu (1/9).
Mantan pemain Persija dan Persib Bandung ini menegaskan, setiap laga apapun akan dijadikan seperti final sehingga anak asuhnya akan serius dalam mengarungi laga.
"Malut United akan berusaha menampilkan permainan terbaik dan tidak mau kalah. Dan hasilnya seperti yang sudah kita lihat kemarin ( juara di Malaysia), " terang dia.
Melakoni laga di luar negeri, kata Nahumarury, akan menjadi pengalaman baru dan pengalaman berharga bagi setiap pemain, terlebih bagi pemain yang belum pernah bermain di level internasional.
"Saya rasa ini pengamalan baru bagi Anak-anak (pemain) dan hasil di Malaysia ini juga akan menjadi penyemangat dan motivasi agar mereka bisa maksimal di lanjutan Liga 1 nanti, " tutur dia.
Pelatih asal Kampung Sepakbola Tulehu ini menambahkan, tim Malut kini tinggal menunggu mengubah deretan hasil imbang di Liga 1 menjadi kemenangan.
"Malut akan menjamu sesama tim promosi Semen Padang pada pekan keempat, 13 September, dengan berpindah kandang lagi ke Stadion Sultan Agung Bantul. Semoga dalam laga itu, Manahati Cs bisa meraih tiga poin, " ujar Nahumarury menutup pembicaraan.(Cal)
Dapatkan sekarang