Mahasiswa KKN KNMB Bangun Taman Moderasi di Perbatasan RI-PNG
Tim KKK KNMB yang berfoto di Taman Moderasi di wilayah perbatasan Indonesia di Kampung Skouw Sae, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (23/8).
Ist
Admin
28 Aug 2022 19:58 WIT

Mahasiswa KKN KNMB Bangun Taman Moderasi di Perbatasan RI-PNG

AMBON, AT.--Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama (KKN KMB) di kampung Skouw Sae, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Provinsi Papua telah berakhir. Selain non fisik, para mahasiswa dari serjumlah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) ini juga melaksanakan program fisik dengan membangun taman moderasi di perbatasan Republik Indonesia dan Papua New Guinea (PNG).

Secara nasional, ada 54 PTAIN yang ikut KKN KMB. Sedangkan yang mendapat lokasi pengabdian pada masyarakat di Kampung Skouw Sae, pada 20 Juli hingga 23 Agustus sebanyak 6 yaitu UIN Walisongo Semarang, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Khas Jember, IAIN Ambon, IAIN Pare-pare, dan IAIN Fatahul Muluk.

Delegasi IAIN Ambon yang ikut KKN KNMB di Skouw Sae adalah Arsan Rumalean. Rumalean merupakan mahasiswa program studi akidah dan filsafat Islam, Fakultas Ushuludin dan Dakwah.

Taman moderasi dibangun di halaman masjid Al-Aqsa Jl. Transad Kampung, Kampung Skouw Sae sebagai simbol kerukunan masyarakat setempat yang memeluk agama Kristen dan Islam.

"Maraknya faham-faham ekstremisme, radikalisme dan intoleran berakar dari multikultur agama, budaya, ras, bahasa hingga suku, maka sikap moderat menjadi solusi,"kata Arsan kepada Ambonterkini.id, Minggu (27/8).

Selain, lanjut dia,  mereka juga mengangkat potensi sumber daya alam Kampung Skouw Sae,  salah satunya kelapa.

"Harapannya dengan berdirinya taman moderasi untuk menaikan perekonomian, karena lokasi ini strategis. Berada di jalur utama pariwisata lokal, nasional hingga internasional yang akan menuju RI-PNG melalui jalur darat,"paparnya.

Pembangunan taman moderasi ini disambut baik dan resmikan langsung oleh Kepala Kantor Agama Kota Jayapura, Abdul Hafid Yusuf, Selasa (23/8). Menurut dia, hasil karya terbaik tim KKN KNMB Skouw Sae 2022 sebagai wujud konkret pengentasan masalah masyarakat setempat dan memanfaatkan peluang. 

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya umm tim KKN KNMB Skouw Sae 2022 yang sudah berhasil membangun taman moderasi, karena sesuai dengan multikultur masyarakat kampung ini dan mengangkat perekonomian masyarakat lokal dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam. Semoga ini langkah terbaik membangun bangsa dan berkah untuk umat," kata Hafid.

La Failu, imam masjid Al-Aqsa mengaku  turut bangga kehadiran  tim KKN KNMB Skouw Sae 2022, yang sudah memberikan solusi yang tepat dan sesuai dengan kondisi masyarakat kampung ini.

“Terima kasih kepada tim KKN KNMB Skouw Sae 2022 yang sudah berjuang di kampung ini. Besar harapan bisa dioptimalkan oleh kami,"ucapnya.

Ondoafi atau raja kampung Skouw Sae, David Lomo juga mengapresiasi tim KKN KNMB Skouw Sae yang telah sukses membangun taman moderasi. 

“Saya selaku Ondoafi Kampung Skouw Sae berterima kasih kepada adik-adik kami yang sudah melewati perjuangan untuk mewujudkan solusi nyata untuk kami,"ujar David. (tab)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai