Lulus Sertifikasi Pelatih Madya, Marselus Bisa Dampingi Atlet di PON
Albert Fenanlampir, Ketua Binpres bersama pelatih Kick Boxing PON Maluku, Marselus Laiyanan (kanan). --Istimewa.
FaizalLestaluhu
08 Aug 2024 09:51 WIT

Lulus Sertifikasi Pelatih Madya, Marselus Bisa Dampingi Atlet di PON

AMBON,AT-Marselus Laiyanan, pelatih Kick Boxing asal Maluku, lulus sertifikasi Pelatih Madya Nasional Kick Boxing Indonesia. 

Marselus mendapati sertifikasi pelatih tersebut setelah melalui proses tahapan kegiatan sertifikasi Pelatih Madya di Jakarta, pada 25 hingga 29 Juli lalu. 

Saat itu, mereka diuji hingga mendapat ilmu dari tujuh orang narasumber selama kegiatan tersebut, yaitu Dr. Rossi Nurasjati, S. Pd.,M.Pd, Prof. DR. Albertus Fenanlampir, S.Pd., M. Pd., AIFO, Agus Budiono, Collins Octavianus Mogot, Volland Zulfikar Humonggio, Zuli Silawanto, dan dr. Ferdianto, Sp., Ok.

Marselus merasa senang dan bangga telah mengantongi sertifikasi Pelatih Madya Nasional Kick Boxing Indonesia. 

“Puji Tuhan bisa mendapat hasil terbaik selama kegiatan sertifikasi pelatih lisensi Madya  Tahun 2024,” bebernya kepada Ambon Terkini.Id di Ambon, kemarin. 

Dia menuturkan, narasumber dalam kegiatan itu telah memberikan yang terbaik kepada peserta.

“Dengan hasil pelatihan ini, semoga atlet kita di bisa mengharumkan Provinsi Maluku di PON nanti, ” tutur dia. 

Marselus juga merasa bersyukur karena sudah bisa mendampingi atlet di PON Aceh-Sumut nanti, karena syaratnya sudah saya penuhi, yakni memiliki lisensi pelatih Madya. 

"Ya, dengan sertifikat ini (Pelatih Madya), maka saya sudah bisa dampingi atlet di  PON, September nanti. Saya berterima kasih kepada pengurus KBI Maluku maupun pihak yang telah membantu dalam melakoni pelatihan ini, " pungkasnya. 

Sementara itu, Albert Fenanlampir, Ketua Binpres PP KBI menuturkan, sebagai upaya mendorong prestasi olahraga Indonesia ke kancah nasional dan internasional, khususnya cabang kick boxing, Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) menggelar program sertifikasi pelatih yang diikuti sekitar 35 peserta dari 21 daerah.

"Jadi, program sertifikasi Pelatih Madya Kick Boxing Indonesia Tingkat Nasional Tahun 2024, berlangsung pada tanggal 25 sampai 29 Juli di Jakarta, " terang Albert. 

Mantan Sekum KONI Maluku melanjutkan, dari puluhan pelatih yang mengikuti program sertifikasi pelatih ini, ada delapan peserta yang dinyatakan tidak lulus. 

"Kalau Marselus lulus dengan nilai yang sangat baik. Sementara ada delapan orang yang tidak lulus. Mereka harus mengulang lagi di pelatihan pelatih edisi ketiga pada pertengahan bulan ini, " jelasnya. 

Pada kesempatan, Albert pun mengapresiasi peserta utusan dari Maluku, khsusnya Marselus yang telah lulus menjadi pelatih dengan predikat Madya.

“Secara legalitas mereka sudah bisa mendampingi atlet pada saat PON 2024 di Aceh dan Medan nanti. Kemampuan mereka telah diuji secara selektif, " ucapnya. 

Dikatakan Albert, dengan adanya seritikasi pelatih ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas olahraga, mencetak lebih banyak lagi atlek kick boxing berprestasi di Maluku. 

"Sertifikasi tingkat nasional ini sangat penting bagi perkembangan dan peningkatan kapasitas serta kualitas pelatih, dapat melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu meraih prestasi bukan hanya di tingkat nasional, namun sampai ke ajang internasional, " tutur dia. 

Lebih jauh dikatakan, merujuk pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) keolahragaan, tertuang dalam UU Olahraga nomor 11 tahun 2022 dan Perpres nomor 86 tahun 2021 tentang DBON, dan Permenpora No 16 Tahun 2023 Tentang Standarisasi Pelatih Olahraga.

"Untuk meningkatkan SDM pelatih kami harus mengirim mereka untuk melakoni program kepelatihan dan kami menilai bahwa potensi kick boxing di Maluku mulai berkembang yang harus dibina dan dikembangkan di masyarakat dari berbagai entitas, mulai dari usia dini, pelajar, mahasiswa dan umum, " jelasnya. 

Dengan hadirnya pelatih bersertifkasi tingkat nasional di Maluku, imbuh Albert, akan membawa kemajuan di cabang olahraga ini, yang dibarengi dengan latihan dan pembinaan pararel mulai dari atlet, wasit juri dan pelatih. 

"Ke depan kick boxing akan menjadi trend anak muda dan bisa menjadi salah satu cabang olahraga berprestasi di Bumi Seribu Pulau, " demikian Albert. (CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai