NAMROLE,AT-Calon Gubernur Maluku Nomor Urut 3, Hendrik Lewerissa menegaskan seorang pemimpin baik adalah pemimpin yang bisa merubah nasib dan masa depan rakyatnya. Pemimpin yang baik itu harus jujur dan bersukacita dengan rakyatnya. Jangan pilih pemimpin yang tidak bisa membuat masyarakatnya sejahtera. Pemimpin yang tidak bisa mengatasi masalah kemiskinan yang sampai saat ini masih dialami masyarakat Maluku. Hal ini disampaikan Lewerissa dalam orasi politiknya saat melakukan kampanye terbuka di Kota Namrole ibukota kabupaten Buru Selatan, Jumat (8/11) kemarin.
Lewerissa yang berpasangan dengan Abdullah Vanath ini menegaskan, memenangkan pertarungan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Maluku bukan sekadar memperoleh kekuasaan dan juga bukan sekadar mengagungkan kekuasaan. Namun yang lebih dari itu adalah untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
"Saya mau tanya kepada masyarakat Buru Selatan, apakah pemimpin yang kemarin memimpin Maluku itu apakah harus kita pertahankan? Saya kira tidak. Saya yakin masyarakat Buru Selatan juga menginginkann adanya perubahan untuk pemimpin di Maluku. Pasangan Hendrik Lewerissa - Abdullah Vanath (LAWAMENA) merupakan pilihan yang tepat untuk adanya perubahan itu," teriak Lewerissaa .
Mantan anggota DPR-RI periode 2019/2024 ini mengatakan, Maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sumberdaya alam yang melimpah. Mestinya sumbedaya.alam itu dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat.
Olehnya itu bila nantinya Tuhan Yang Maha Kuasa berkehendak dan direstui oleh para leluhur yang ada di Maluku maka kita akan kelola pemerintahan.
"Pemerintahan dan birokrasi harus dikelola dengan baik. Menjadi gubernur Maluku itu harus datang ke kantor, tinggal di rumah dinas yang telah disediakan oleh pemerintah. Ini telah menjadi kotmien saya bersama Wakil Gubernur Pa Abdullah Vanath," ujarnya .
Masalah pendidikan, perikanan, kesehatan dan juga masalah olahraga kata Lewerissa akan menjadi perhatian serius bila nantinya LAWAMENA dipercayakan menjadi gubernur dan wakil gubernur.
'Kita punya RSUD Kudamati yang besar itu kemarin kehabisan obat. Kita punya tenaga guru masih terbatas. Prestasi olahraga kita anjlok dan jauh tertinggal. Buktinya ada pada PON di Sumatra dan Ace kemarin," kesalnya
Selain itu sebut Lewerissa, upaya untuk membuka lapangan kerja akan dilakukan oleh pasangan LAWAMENA. Ini untuk menjawab banyaknya angka pengangguran yang ada di Maluku.
"Kita akan buat itu dan ini telah menjadi komitmen yang ada dalam visi misi kita," tegasnya menutup orasi.
Sekertaris DPW PPP Maluku, Rofik Avifudin mengatakan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang layak dan pantas untuk memimpin Maluku 5 tahun kedepan adalah LAWAMENA.
"Tanggal 27 November Maluku akan memilih calon gubernur yakni Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath," ungkapnya
Anggota DPRD Provinsi Maluku ini menegaskan, sudah saatnya Maluku harus memiliki gubernur yang baru. Karena harapan janji yang diberikan untuk masyarakat Maluku termasuk masyarakat Buru Selatan kepada gubernur sebelumnya jauh dari apa yang kita harapkan
"Banyak janji untuk Maluku termasuk masyarakat di Kabupaten Buru dan Buru Selatan tidak pernah direalisasikan. Maluku saat ini benar-benar tidak baik-baik saja. Maluku juga tidak punya pemimpin yang bisa kita jadikan sebagai teladan. Oleh karena itu sudah saatnya kita harus punya gubernur yang baru yakni pasangan LAWAMENA," tegasnya.
Pasalnya, kata dia, pasangan LAWAMENA memiliki jaringan yang sangat kuat di pemerintah pusat.
"Pak Hendrik ini adalah anggota DPR terpilih. Ia rela untuk tidak dilantik sebagai anggota DPR RI karena ingin membangun Maluku. " Ada yang bilang su jadi anggota DPR-RI RI kenapa harus maju lagi sebagai gubernur. Ini perintah yang harus dilaksanakan sebagai kader partai," pungkasnya.
Sementara itu ketua DPD Gerindra Kabupaten Buru Selatan, Hajadad Makasar mengatakan, saat Pilgub tahun 2018, dirinya bersama Pa Hendrik Lewerissa dan masyarakat Buru Selatan berjuang untuk memenangkan gubernur sebelumnya. Namun apa yang terjadi semua janji politiknya tidak bisa direalisasikan.
"Ini yang sangat mengecewakan kami masyarakat Buru Selatan" kesalnya.
Sekarang ini, kata dia, masyarakat Buru Selatan harus punya pilihan yang tepat.
"Kita harus berjuang untuk memenangkan pasangan LAWAMENA, " kuncinya.
Sementara itu pantauan media ini saat kampanye terbuka yang berlangsung di Kota Namrole calon wakil gubernur Abdullah Vanath tidak Hadir. Vanath sendiri sementara melakukan kampanye yang sama di Kota Namlea Kabupaten Buru. Kampanye yang berlangsung di ruas jalan raya desa Elfulle itu di hadiri ribuan masa dan simpatisan pasangan LAWAMENA dan pimpinan partai politik pengusung dan pendukung. (Edy)
Dapatkan sekarang