AMBON,AT-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Gubernur Cup edisi ketiga di Sport Hall, Karang Panjang, Sirimau, Kota Ambon, Rabu (16/7) pagi.
Tercatat, ada 420 pendekar dari 12 perguruan silat yang ambil bagian di ajang berskala daerah itu. Pembukaan itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Lewerissa didampingi Djalaludin Salampessy, Ketua Pengprov IPSI Maluku.
Lewerissa dalam arahannya menyampaikan,
atas nama Pemerintah Provinsi Maluku mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh wasit, juri dan panitia pelaksana yang telah berpartisipasi dan bekerja keras menyiapkan kegiatan ini dengan maksimal. Serta keikutsertaan para pendekar dari seluruh perguruan yang ada di Maluku.
“Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh atlet, pelatih, official, manager, pendamping, pada event Kejurda Pencak Silat Gubernur Cup Tahun 2025. Bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi, jaga sportivitas dan paling penting tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” jelasnya.
Lewerissa menilai, kegiatan ini harus digelar secara rutin sehingga potensi atlet bisa terasa dengan baik.
“Kami berharap melalui kejuaraan ini, akan lahir bibit-bibit pesilat Maluku yang bisa mengukir prestasi di kancah Nasional dan bahkan Internasional, " ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Lewerissa juga berharap kepada wasit juri, agar pimpin pertandingan dengan baik, juga dapat memberikan edukasi kepada atlet, dan para official serta pelatih berkaitan dengan regulasi yang terbaru.
"Ajang ini sebagai wujud pembinaan prestasi olahraga, dan sekaligus motivator penggerak penggairahaan masyarakat untuk berolahraga," demikian Lewerissa.
Sementara itu, Djalaludin Salampessy menuturkan, ajang silat Gubernur Cup III sudah menjadi program prioritas IPSI Maluku.
"Ajang ini tidak akan berhenti sampai disini, akan tetapi digelar secara rutin sebagai ajang kompetisi para atlet silat diseluruh wilayah Maluku, sekaligus melakukan evaluasi para pesilat sejauh mana kemajuannya selama berlatih, " ulasnya.
"Ajang uji coba maupun melakoni sebuah kejuaraan bagi seorang atlet itu penting, seperti halnya yang dilakukan atlet silat yang selalu mengikuti kejuaraan di kancah lokal, regional, nasional maupun internasional, " sambung dia.
Dijelaskan, para juara di kejuaraan ini, akan disiapkan untuk mengikuti event lebih tinggi, yakni Pra PON maupun PON.
"Ini wadah embrio untuk mencari pesilat terbaik yang akan mewakili Maluku di Pra PON maupun PON NTT-NTB Tahun 2028 nanti, "beber dia.
Salampessy memaparkan, seluruh pengurus tingkat daerah memiliki peran penting dalam mencari, membina serta mengembangkan potensi-potensi atlet di Masing-masing perguruan.
"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus dan panitia atas waktu dan tenaganya untuk mewujudkan kegiatan kali ini. Semoga setiap proses yang dilalui hari ini akan berbuah baik kepada kita semua di masa yang akan datang, " ucapnya.
Terakhir, Salampessy berharap kepada para peserta kejuaraan ini, bertandinglah dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas, dan senantiasa menjaga silaturahmi sesama atlet dari manapun asalnya.
"Selamat bertanding dan selamat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan secara sportif, gunakan ambisi sebagai motivasi jangan sungkan untuk saling mengevaluasi dan yang terpenting tetap jaga solidaritas," kunci Salampessy.
Sementara itu, Mukhlis, Ketua Panitia Kejurda Silat menuturkan, event ini sudah menjadi agenda tetap IPSI Maluku setiap tiga tahun.
"Ada 420 pendekar yang ambil bagian. Mereka berasal dari 12 perguruan silat, diantaranya Pusura, Kera Sakti, Tapak Suci hingga PSHT. Kejuaraan mulai digelar hari ini (kemarin) dan akan berakhir 20 Juli nanti, " ungkapnya.
Mukhlis berharap, melalui kejuaraan ini bisa melahirkan pesilat berprestasi, baik di kancah regional, nasional dan internasional.
"Dengan rutinnya kejuaraan, maka akan menelorkan pesilat yang bisa berprestasi di setiap level kompetisi," ujarnya.
Dijelaskan, tujuan utama dari kejuaraan ini adalah untuk menggali potensi atlet silat di Maluku.
"Dengan semangat dari pengurus maupun pantia, maka hari ini event bisa dilaksanakan," ucapnya.
Mukhlis yakin dan percaya bahwa, kepengurusan IPSI Maluku memiliki semangat dan sebuah keikhlasan dalam memutar event ini.
"Saya memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung event yang digelar selama empat hari kedepan. Khusus untuk seluruh pesilat, junjung tinggi semangat yang sudah tertanam yang sudah diberikan oleh para pelatih. Bertanding lah secara sportif. Kalah dan menang adalah hal yang wajar dalam sebuah pertandingan, yang terpenting adalah silaturahmi harus tetap dijaga," pungkasnya. (Cal)
Dapatkan sekarang