Latuconsina Wisudawan Doktor Terbaik dengan Predikat Cumlaude IPK Sempurna 4.00 di Trisakti Jakarta
FaizalLestaluhu
07 May 2026 08:47 WIT

Latuconsina Wisudawan Doktor Terbaik dengan Predikat Cumlaude IPK Sempurna 4.00 di Trisakti Jakarta

AMBON,AT-Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), kemarin, Universitas Trisakti Jakarta menggelar prosesi wisudah program Doktoral, Magister, Sarjana dan Profesi.

Dr. Ruswan Latuconsina, S.H., M.H menjadi salah satu Wisudawan Doktor terbaik pada Wisudah Universitas Trisakti Jakarta tersebut. Ini prestasi yang membanggakan, sebab Ruswan menyelesaikan studi Doktoral-nya tepat waktu enam semester atau tepat tiga tahun, dengan Predikat Cumlaude IPK sempurna 4.00. Prestasi ini menjadikannya sebagai salah satu Doktor terbaik di Universitas Trisakti. 

Ruswan merupakan putra daerah asal Maluku yang berprofesi sebagai Advokat dan Akademisi di Jakarta. Dr. Ruswan Latuconsina adalah lulusan Doktor ke-245 yang dilahirkan fakultas tersebut, sukses menuntaskan dan meraih gelar doktor di usia terbilang muda.

Doktor muda asal Negeri Kabauw, Maluku Tengah ini, mengangkat Disertasi mengenai "Rekonstruksi Pengaturan Sanksi Pidana Terhadap Penangkapan Ikan Secara Melawan Hukum (Illegal Fishing) Berbasis Kepastian Hukum".

Ruswan berhasil mempertahankan Disertasinya di depan para penguji, Promotor dan Co Promotor, pada sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti, Rabu, 4 Februari 2026 lalu.

Novelty atau Kebaruan dalam Disertasinya, ada pada rekonstruksi pengaturan dan penerapan sanksi terhadap para pelaku "Illegal Fishing" bukan saja bagi pelaku perorangan tapi juga pertanggung jawaban pidana terhadap korporasi-nya.

Menurutnya, terdapat ambiguitas atas norma pidana dalam Peraturan Perundang-Undangan terkait, serta terdapat disparitas putusan dalam penerapan sanksi terhadap para pelaku perorangan maupun korporasi, yang belum mencerminkan kepastian hukum dan efek jera.

"Alhamdulillah, saya merasa bersyukur karena bisa berada di titik ini (doktor terbaik), " tutur Ruswan. 

Harapannya, imbuh dia, konsep, ide dan gagasan ilmiah dalam disertasinya, bisa berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan hukum, dan menjadi bahan rujukan dalam menjaga potensi perikanan, agar menjadi nilai tambah bagi perekonomian.

"Dan lebih penting lagi adalah kesejahteraan masyarakat Maluku. Semoga ide ini juga bisa mendukung Maluku sebagai daerah kepulauan dan lumbung ikan Nasional yang berkeadilan," kunci Ruswan dalam rilisnya yang diterima media ini, Kamis (7/5).(Cal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai