Lantik Pengurus IDI Bursel, Soulisa : Berikan Pelayanan Maksimal bagi Masyarakat
Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa, Wakil Bupati, Gerson Elieser Selsily, Sekda Umar Mahulette saat foto bersama dengan puluhan tenaga dokter usai pelantikan pengurus IDI Bursel periode 2022-2025 yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati,kemarin.-Edy/Ameks.
FaizalLestaluhu
04 Sep 2023 06:23 WIT

Lantik Pengurus IDI Bursel, Soulisa : Berikan Pelayanan Maksimal bagi Masyarakat

NAMROLE,AT-Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Buru Selatan resmi dilantik. Proses pelantikan dipusatkan di Aula  Lantai II Kantor Bupati Buru Selatan, kemarin.  

Safitri Malik Soulisa, Bupati Buru Selatan  dalam sambutanya saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan selamat atas pelantikan  pengurus IDI Bursel periode 2022-2025. 

“Atas nama pemerintah kabupaten, saya menyampaikan  selamat atas dilantiknya pengurus IDI Bursel. Selamat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab  demi meningkatkan taraf kesehatan  masyarakat Kabupaten Buru Selatan,” ucapnya  

Dijelaskan, IDI  harus senantiasa menjunjung tinggi  semangat pengabdian demi kemanusian. Semoga dengan dilantiknya  kepengurusan yang baru mampu memajukan profesi dokter di Bursel.

"Dengan demikian dokter dapat berkontribusi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat  secara professional,” jelasnya. 

Lebih jauh dijelaskan, dokter  sebagai  tenaga kesehatan adalah  garda terdepan dalam  pembangunan dan  pertahahan bangsa di bidang kesehatan.

“Masih dan akan selalu kami ingat bagaimana perjuangan seluruh Nakes (Tenaga Kesehatan) saat menangani pasien dimasa pendemi covid 19,” ujarnya.  

Pada kesempatan itu Soulisa mengucapkan, terimkasih yang sebesar-besarnya atas jasa bapak ibu semua. Kedepan akan ada banyak tantangan yang akan dihadapi  pengurus IDI dalam menengakkan kode etik kedokteran.

“Semakin sering kita temui peristiwa dimana etika kesampingan demi mengejar pengakuan diri, apalagi di era, media sosial sekarang,  supaya viral, atau pun dishare  dikontenkan, yang kemudian menjadi hal yang memprihatinkan.  Saya optimis pengurus IDI Cabang Buru Selatan akan selalu berkomitmen mengantisipasi  hal-hal tersebut dengan melakukan pengawasan dan penegakkan etika kedokteran,” ingatnya.    

Bupati perempuan pertama di Buru Selatan ini mengungkapkan, berbagai  isu kesehatan di masyarakat  sangat memprihatinkan.  Salah satunya adalah stunting.

“Kabupaten Buru Selatan  merupakan wilayah  dengan privalensi  balita stunting  tertinggi di Maluku berdasarkan survei status gizi provinsi Maluku tahun 2022,  yakni mencapai 41, 6  persen.   Angka ini naik, 2,5 poin dari 2021 yang sebesar 39,1 persen.  Angka ini sangat tinggi  jika dibandingkan standart  WHO sebesar 20 persen,” rincinya. 

Stunting menurut Soulisa, membawa dampak terhadap kualitas  Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda  dan dampak ekonomi. Dampak jangka panjang salah satunya yaitu drop out sekolah. Sedangkan  dampak ekonominya yaitu  potensi kerugian  260-360 ribu triliun per tahun. 

“Intervensi  terhadap penanganannya dan pencegahan  terhadapa kasus stunting harus dilakukan  secara sinergis antara sektor kesehatan  dan nonkesehatan teruatama dinas terkait dan lembaga serta organisasi  lainnya, " tutup Soulisa. 

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Gerson, Elieser Selsily, Sekda, Umar Mahulette,  puluhan tenaga dokter, hingga pimpinan oganisasi perangkat daerah. (ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai