Kuota JCH Buru Selatan Bertambah
Kakanwil Kemenag Maluku, Yamin pose bersama dengan Sekda Bursel serta Plt Kemenag Bursel dengan jajarannya usai kegiatan manasik Haji di Bursel, kemarin---Edi/Ameks
FaizalLestaluhu
20 May 2023 07:16 WIT

Kuota JCH Buru Selatan Bertambah

Yamin : Ada Program Haji Muda

NAMROLE,AT- Kuota Jemaah Calon Haji ( JCH) asal Kabupaten Buru Selatan untuk musim  haji 2023 bertambah 9  orang. 
Awalnya Bursel hanya mendapat kuota 48 orang . Tapi setelah ada penambahan kuota haji  Indonesia, termasuk Provinsi Maluku untuk musim haji ini,  kuota  JCH Burusel bertamah 9 orang. Sehingga totalnya ada 57 orang. Demikian hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama  Provinsi Maluku H . Yamin S.Ag dalam sambutannya  saat menghadiri   kegiatan  Dialog  Kerukunan Antar Tokoh-Tokoh  Umat Beragama,  Pembinaan  Manasik Haji di Aula Kompi A  Brimob Namrole, kemarin. 

Bursel, lanjut Yamin, merupakan satu-satunya  kabupaten/kota di Maluku  yang mendapatkan alokasi penambahan kuota  JCH terbanyak.  Karena untuk kabupaten/kota lain hanya mendapatkan penambahan kuota  2, 3 dan  4 orang saja.

“Penambahan jumlah 9 orang  merupakan jumlah yang sangat besar dan baru pernah terjadi di tahun ini .  Ini merupakan anugrah dari Allah SWT untuk Kabupaten Buru Selatan,” ungkapnya.

Selain mendapatkan penambahan kuota JCH terbanyak,  salah satu anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan  yang  juga ketua GP Ansor Provinsi Maluku Ridwan Nurdin  dipercayakan  untuk mendampingi JCH asal Buru Selatan  sampai di  Mekah.

“Saat kita bertemu dengan Pa Mentri Agama, Pa Menteri  langsung mempercayakan saya dan Pa Ridwan Nurdin untuk  ada sama-sama mengawal  CJH asal Maluku dan juga Buru Selatan hingga ke Makkah, " bener dia. 

Saat ini, kata Yamin, jumlah JCH di Maluku sangat banyak. Bahkan  ada yang menunggu hingga 24 tahun ke depan.  Olenya itu pemerintah saat ini membuka layanan Haji Muda. Artinya  meraka yang sudah berkeluarga dan umur di atas 18 tahun sudah bisa mendaftar untuk mengikuti  Ibadah Haji.  Ini karena lamanya masa tunggu dan jumlah masyarakat yang antri untuk mengikuti ibadah haji sangat banyak.

“Jadi kita punya program  haji muda. Bagi masyarakat yang ingin  mengikuti ibadah haji, maka   dari sekarang ini juga sudah harus mendaftar, karena  lamanya daftar tunggu yang mencapai puluhan tahun,”ingatnya.

JCH Indoensia termasuk di Maluku, tutur dia, usianya rata-rata  diatas 65 tahun.  Olehnnya itu  untuk menghindari  hal seperti ini, maka  sudah saatnya masyarakat yang ingin mengikuti ibadah haji agar bisa mendaftar dari sekarang.

"Saya berharap kegiatan Manasik Haji ini bisa diikuti dengan serius sehingga saat pelaksanaan ibadah haji, JCH bisa menunaikannya  dengan baik,” harapnya. 

Sementara itu, Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya yang dibacakan Plt Sekertaris Daerah (Sekda),  Umar Mahulette mengatakan, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk dapat menunaikan ibadah haji.

“Agar bisa beribadah haji dengan sebaik-baiknya,sekhusyu-khusyunya dan menjadi haji mabrur, disamping harus iklas kita juga harus memiliki ilmu  yang cukup seputar bagaimana menjalankan ibadah haji sesuai dengan tuntutan nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasullulah  SAW  bersabda  bahwa siapa yang hendak meraih  dunia  harus dengan ilmu. Demikian juga akhirat, meraihnyaj uga harus dengan ilmu,” ungkapnya.

Menunaikan ibadah haji,  dan tidak kalah pentingnya, kata Soulisa adalah senantiasa   menjaga kesehatan.

"Kita doakan agar para JCH senantiasa dapat  perlindungan dari Allah SWT.

"Semoga  sehat wal’afiat  dan bisa kembali ke tanah air dengan  keadaan selamt.  Rombongan yang lengkap dan mendapat predikat haji mabur,” pungkasnya. 

Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru Selatan, Gani Earl menyampaikan terimakasih kepada kepala Kemenga Maluku yang telah berjuang sehingga kuota JCH Buru Selatan bisa bertambah dari awalnya 48 orang menjadi 57 orang dengan bertambahnya kuota 9 orang.

“ Saya berterimakasih atas apa yang sudah dibuat Kemenag Maluku sehingga Bursel bisa mendapatkan penambahan  kuota terbanyak dari semua kabupaten /kota di Maluku,” ucapnya.

Wael juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah  untuk membantu JCH saat akan menunaikan ibadah haji tahun 2023 ini. Pasalnya biaya perjalanan JCH dari Namrole ibukota Kabupaten Buru Selatan  hingga tiba di  embarkasi Sudiang Makasar harus di biayai oleh pemerintah  daerah.

“Memang untuk hal ini ibu bupati sudah pernah berjanji. Dan saya yakin lewat pa Sekda bisa merespon hal ini dengan baik,” kunci Wael. (ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai