Kuliah di UT Ambon Kades dan Ketua BPD Bebas 50 SKS
Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori bersama Camat Kairatu
Marcoroy B.Sekawael, Camat Kairatu Barat
Hesty Wamese, pengurus Pokjar UT Wilayah Kairatu, Sami Talapessy foto bersama usai kegiatan sosialisasi di kantor Negeri Kairatu, Selasa (31/10)
Sarman
05 Nov 2023 18:45 WIT

Kuliah di UT Ambon Kades dan Ketua BPD Bebas 50 SKS

AMBON, AT.- Universitas Terbuka (UT) Ambon terus memperkuat layanan pendidikan bagi masyarakat di daerah 3T yang sulit dijangkau pendidikan tinggi konvensional. Salah satunya Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang merupakan salah satu daerah 3T di Maluku berdasarkan Perpres no. 63 tahun 2020.

Salah satu aspek yang disasar UT Ambon adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintahan desa sehingga  sosialisasi UT Ambon kembali menggelar sosialisasi di empat Kecamatan terkait Program Studi Ilmu Pemerintahan bagi Aparatur Pemerintahan Desa melalui jalur alih kredit atau Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Hal ini disampaikan Direktur Universitas Terbuka Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori kepada media ini, Minggu (5/11).  Yuli menjelaskan, kegiatan sosialisasi pertama kali dilakukan pada Selasa (31/10) di Kecamatan Kairatu tepatnya di Aula Kantor Desa Kairatu. 

“ Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kairatu, Marcoroy B. Sekawael dan Camat Kairatu Barat Hesty Wamese serta para aparatur desa dari kedua kecamatan tersebut, “ ucap Yuli. 

Menurut Yuli, dalam kegiatan sosialisasi tersebut ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kecamatan yang sangat peduli terhadap peningkatan kompetensi Aparatur Desa khususnya di lingkungan Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat. 

Selanjutnya kata Yuli, Rabu  (01/11) kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur, yang menargetkan peserta dari siswa SMA, dan Aparatur desa. Pusat pelaksanan kegiatannya di SMA Negeri 4 SBB dan SMA Negeri 18 SBB tepatnya di Kecamatan Taniwel Timur.

Kegiatan sosialisasi yang kedua kalinya ini turut menghadirkan Ivon Paulus perwakilan dari kecamatan Taniwel , Reis Ernis Waramananue dari Kecermatan Taniwel Timur,  dan Kepala Sekolah SMAN 4 Krestian Lumaesan, dan Plh Kepala Sekolah SMAN 18 Marayate. 

Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori bersama Camat Kairatu
 Marcoroy B.Sekawael, Camat Kairatu Barat
Hesty Wamese, pengurus Pokjar UT Wilayah Kairatu, Sami Talapessy foto bersama usai kegiatan sosialisasi di kantor Negeri Kairatu, Kamis (02/11)

“ UT sebagai  perguruan tinggi negeri hadir lebih dekat kepada masyarakat untuk memberikan layanan Pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa harus meninggalkan tempat tinggal, Kampus yang mendatangi Anda. Kami akan berusaha menjangkau pelosok daerah untuk mensosialisasikan keberadaan UT sebagai penyelenggara PJJ kepada masyarakat,” ujarnya. 

Pihaknya menambahkan, sebelum kembali ke Ambon di hari Kamis (02/11), tim sosprom juga diberikan kesempatan untuk memberikan sosialisasi kepada siswa SMAN 10 SBB di Kamarian.

Upaya UT Ambon untuk memberikan layanan pendidikan di daerah 3T akan semakin mulus ke depan seiring dengan beroperasinya Satelit Satria-1 milik pemerintah di akhir 2023 ini. Akses internet akan semakin mudah dirasakan masyarakat Maluku mengingat salah satu Stasiun Bumi dari Satelit tersebut ada di Provinsi Maluku. 

Dia melanjutkan, saat ini UT Ambon telah membuka pendaftaran mahasiswa baru dari tanggal 03 November 2023 sampai tanggal 20 Februari 2024 untuk program Sarjana dan Diploma. Terdapat beberapa jenjang pendidikan mulai dari diploma, S1, S2, hingga S3 dengan pilihan studi di berbagai fakultas seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Sains dan teknologi (FST), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). 

“  Pendaftaran calon mahasiswa bisa melalui laman ambon.ut.ac.id ataupun laman sia.ut.ac.id, juga bisa datang langsung ke Kantor UT Ambon di Jl. Wolter Monginsidi, Lateri, Kecamatan. Baguala Kota Ambon, atau melalui Pengurus Pokjar UT, “ tandasnya.  

Sementara itu, Pj Marketing UT Ambon yang juga Dosen FHISIP  Rahman Hasim, S.IP., M.Si  mengatakan, kegiatan sosialisasi yang di laksanakan di dua Kecamatan itu  berjalan dengan lancar. 

“ Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan yang di kemukakan, terutama program RPL bagi aparatur pemerintahan desa, “ 

Dia membeberkan, untuk Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD),  dan Sekretaris Desa dapat memperoleh maksimum pembebasan mata kuliah hingga 50 SKS. Sedangkan Kaur, Kasi,  Kadus dan Anggota BPD dapat memperoleh pembebasan hingga 35 SKS dengan cara memenuhi syarat pemberkasan RPL aparatur pemerintahan desa serta menyertakan portofolio atau pengalaman Pendidikan informal selanjutnya dapat di verifikasi oleh pihak UT untuk memperoleh rekognisi mata kuliah,

Rahman mengaku, setelah menyelesaikan sosialisasi di lokasi pertama, tim UT Ambon pun bergerak ke Kota Piru untuk memenuhi undangan sosialisasi di Polres SBB yang ditujukan kepada anggota Polri. 

Kegiatan ini berlangsung di aula Polres SBB ini dibuka secara resmi oleh Waka Polres SBB Kompol, La Udin Taher, S.IP yang juga salah satu alumni UT. 

Dalam sambutannya Waka Polres mengatakan sangat bangga atas kehadiran UT Ambon ke Polres SBB.   “ Saya selalu medorong setiap anggota untuk bisa melanjutkan pendidikanya karena ke depan pengisian jabatan bagi setiap anggota Polri wajib telah menyelesaikan pendidikan Sarjana,” singkat Wakapolres SBB (AKS)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai