KPU Kota Ambon Apresiasi RRI Gagas Gerakan Cerdas Memilih
Ketua Koalisi Daerah Organisasi Penyandang Disabilitas Provinsi Maluku, Pdt. Yohana Maitimu memberikan tanggapan terkait partisipasi penyandang Disabilitas di Pemilu 2024.--Istimewa.
FaizalLestaluhu
14 Sep 2023 14:01 WIT

KPU Kota Ambon Apresiasi RRI Gagas Gerakan Cerdas Memilih

AMBON,AT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon memberikan apresiasi kepada RRI menggagas program Gerakan Cerdas Memilih (GCM). Pasalnya, dalam mengawal proses demokrasi, selaku salah pihak penyelenggara tidak bisa bekerja sendiri.

"Kami sangat mengapresiasi peran media dan wabil khusus RRI. Telah membantu mengawal proses demokasi Pemilu 2024," tegas Muhammad Shaddeq Fuad saat menjadi narasumber pada kegiatan Gerakan Cerdas Memilih di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (14/9) pagi. 

Shaddeq mengaku, program GCM RRI dapat memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat. Terlebih lagi, untuk mengawal proses demokrasi 2024 nanti, sungguh luar biasa rumit.

"KPU tidak bisa bekerja sendiri harus tetap melibatkan stekholder. Proses Pemilu 2024 sangatlah rumit," ujarnya.

Dikatakan, RRI telah meresmikan program GCM dalam rangka ikut menyukseskan Pemilu 2024. Program ini strategis untuk menyampaikan informasi objektif dan akurat kepada masyarakat tentang proses Pemilu.

"Ini program yang patut diapresiasi. Kerjasama RRI untuk mensukseskan Pemilu sungguh luar biasa," jelasnya. 

Menurut Shaddeq, pendidikan politik seperti ini semakin banyak dilakukan maka akan semakin baik. Sebab dengan sosialisasi seperti ini, bisa dapat meningkatkan partisipasi pemilu. 

"Kali ini RRI memilih segmen pemilih penyandang disabilitas. Dan ini yang kami harapkan bisa juga dilakukan dengan segmen lainnya oleh lembaga atau stakeholder di Kota Ambon, " harapnya

Menurut dia, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan pemilih lainnya dalam Pemilu.

"Tentu, mereka juga perlu diajak untuk dapat memahami proses-proses pemilu, " demikian Shaddeq. 

Di tempat yang sama, Pdt Yohana Maitimu, Ketua Koalisi Daerah Organisasi Penyandang Disabilitas Maluku menuturkan, kegiatan ini sebenarnya suatu bentuk seruan kepada penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam Pemilu.

"Jadi semacam arak-arakan menyerukan bahwa difabel juga punya hak suara," tutur dia. 

Dia mengaku, kendala yang dihadapi difabel ketika Pemilu, yakni soal akomodasi dan aksesbilitas.

"Kami harap akomodasi dan aksesbilitas kami penyandang disabilitas difasilitasi dengan baik. Kami juga punya hak yang sama untuk mensukseskan Pemilu," demikian Maitimu. (CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai