NAMROLE,AT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru Selatan menggelar kegiatan debat terbuka pasangan calon bupati dan wakil bupati, kemarin.
Kegiatan debat terbuka pertama yang dilakukan KPU Buru Selatan yang dipusatkan digedung Serbaguna Kota Namrole itu, diikuti tiga pasangan calon bupati diantaranya La Hamidi, Abdul Haris Wally dan Safitri Malik Soulisa.
Ketua KPU Buru Selatan, Husni Hehanussa dalam sambutanya saat membuka kegiatan debat tersebut mengatakan dilakukan sebagaimana telah diamanatkan dalam pasal 18, dan pasal 19, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, nomor 13 tahun 2024, tentang kampanye, gubernur dan wakil gubernur bupati dan wakkil bupati, walikota dan wakil walikota, sehingga menjadi dasar hukum KPU Kabupaten Buru Selatan melaksanakan kegiatan debat ini.
"Dan karena debat kali iini adalah termasuk dalam salah satu metode, kampanye. Harapan saya, terkhusus pasangan calon bupati dan wakil bupati, serta partai politik dan tim kampanye, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Hehanusa menegaskan, dalam pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 8 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah telah menerangkan bahwa kampanye dilaksankaan sebagai wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggungjawab.
"Dan untuk memperkuat sistim ketatanegaraan yang demokratis, maka dalam forum ini, ingin saya sampaikan sebagai warga negara kita diwajibkan untuk menciptkan berdemokrasi yang jujur dan adil, untuk memperkaya khasanah demokrasi yang beringtegritas," ujarnya.
Hehanusa menjelaskan, dalam pasal 22 ayat (1) PKPU nomor 13 tahun 2024 tentang kampanye, bahwa materi debat publik atau debat terbuka adalah visi misi dan program pasangan calon bupati dalam rangka, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarkat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten Buru Selatan dengan nasional serta memperkokoh negara kesatuan republik indonesia dan kebangsaan.
"Dengan demikian, khusus untuk pasangan calon bupati yang melaksanakan debat malam ini agar, menggunakan waktu dan tempat ini dengan sebaik-baiknya karena proses malam ini bukan hanya disaksikan oleh tamu undangan yang hadir dalam ruangan ini, saja, tetapi disaksikan oleh seluruh rakyat Buru Selatan melalui stasiun TVRI, media live streming face book, maupun rekaman elektronik lainnya," ungkapnya.
Masyarakat Buru Selatan sebut Hehanusa sedang menangti ide mapun gagasan yang brilian demi kemajuan Bumi Lolik Lalen Fedak Fena yang kita cintasi ini.
"Malam ini akan menjadi rekam jejak digital yang bisa dikonsumsi oleh siapapun kapanpun dan dimanapun," tandasnya.
Sementara itu pantauan media ini pelaksanaan debat terbuka tiga pasangan calon ini di saksikan langsung Pjs Bupati Buru Selatan Husen, Kapolres Bursel AKBP. M Agung Gumilar,SIK Danramil Leksula, Danki 735 Nawasena, Danton Brimob serta di kawal puluhan anggota Polres Buru Selatan dan TNI berlangsung seru. Tiga calon bupati secara gamlang menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan para panelis. Bahkan terjadi saling adu gagasan dan ide serta visi misi antara calon bupati nomor urut 1, 2 dan 3 lewat pertanyaan- pertanyaan yang disiapkan Fanelis. (Edy)
Dapatkan sekarang