KPU Gelar Debat Terbuka Tiga  Calon Bupati dan Wakil  Buru Selatan 
Pelaksanaan debat terbuka pertama pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten Buru Selatan yang dilakukan oleh KPU Bursel, kemarin. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
15 Oct 2024 20:05 WIT

KPU Gelar Debat Terbuka Tiga  Calon Bupati dan Wakil  Buru Selatan 

NAMROLE,AT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru Selatan menggelar kegiatan debat terbuka pasangan calon bupati dan wakil bupati, kemarin.

Kegiatan  debat terbuka pertama yang dilakukan KPU Buru Selatan yang dipusatkan digedung Serbaguna Kota Namrole itu,  diikuti tiga pasangan calon bupati  diantaranya La Hamidi, Abdul Haris Wally dan  Safitri Malik Soulisa.

Ketua KPU Buru Selatan, Husni Hehanussa dalam sambutanya saat membuka kegiatan debat tersebut mengatakan dilakukan sebagaimana telah diamanatkan  dalam pasal 18,  dan pasal 19, Peraturan  Komisi Pemilihan Umum (KPU)   Republik Indonesia, nomor 13  tahun 2024,  tentang kampanye, gubernur dan wakil gubernur  bupati dan wakkil bupati,  walikota dan wakil walikota,  sehingga menjadi  dasar hukum KPU Kabupaten Buru Selatan melaksanakan kegiatan debat ini. 

"Dan karena debat  kali iini adalah termasuk dalam salah  satu metode, kampanye.   Harapan saya,  terkhusus pasangan  calon bupati dan wakil bupati, serta partai politik  dan tim kampanye, agar dapat memanfaatkan  kesempatan ini sesuai  dengan ketentuan  yang berlaku," ungkapnya.

Hehanusa menegaskan,  dalam pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor  8 tahun 2015  tentang penetapan peraturan pemerintah  telah menerangkan  bahwa kampanye  dilaksankaan sebagai wujud dari pendidikan  politik  masyarakat  yang dilaksanakan secara bertanggungjawab.

"Dan untuk memperkuat sistim ketatanegaraan  yang demokratis,  maka dalam forum ini,  ingin saya sampaikan sebagai warga negara  kita diwajibkan untuk menciptkan berdemokrasi  yang jujur dan adil,  untuk memperkaya khasanah  demokrasi  yang beringtegritas," ujarnya.

Hehanusa menjelaskan,  dalam  pasal 22 ayat (1)  PKPU nomor 13 tahun  2024 tentang kampanye,  bahwa materi debat publik  atau debat terbuka adalah visi misi dan program  pasangan calon bupati dalam rangka, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarkat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan  pelaksanaan pembangunan daerah  Kabupaten Buru Selatan  dengan nasional  serta memperkokoh  negara kesatuan republik indonesia dan kebangsaan. 

"Dengan demikian, khusus untuk pasangan calon  bupati yang melaksanakan debat  malam ini agar, menggunakan  waktu dan tempat ini dengan sebaik-baiknya  karena proses malam ini  bukan hanya disaksikan oleh tamu undangan  yang hadir dalam ruangan ini, saja,  tetapi disaksikan oleh seluruh rakyat  Buru Selatan  melalui stasiun TVRI, media live streming  face book,  maupun rekaman elektronik lainnya," ungkapnya. 

Masyarakat Buru Selatan sebut Hehanusa  sedang  menangti ide mapun gagasan  yang brilian  demi kemajuan Bumi  Lolik Lalen Fedak Fena  yang kita cintasi ini.

"Malam ini akan menjadi rekam jejak digital  yang bisa dikonsumsi  oleh siapapun  kapanpun dan dimanapun," tandasnya.

Sementara itu pantauan media ini pelaksanaan debat terbuka tiga pasangan calon ini di saksikan langsung Pjs Bupati Buru Selatan Husen, Kapolres Bursel  AKBP. M Agung Gumilar,SIK Danramil Leksula, Danki 735 Nawasena, Danton Brimob serta di kawal puluhan anggota Polres Buru Selatan dan TNI berlangsung seru. Tiga calon bupati secara gamlang menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan para panelis. Bahkan terjadi saling adu gagasan dan ide serta visi misi antara calon bupati nomor urut 1, 2 dan 3 lewat pertanyaan- pertanyaan yang   disiapkan Fanelis. (Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai