FaizalLestaluhu
22 Mar 2024 11:39 WIT

Kota Ambon Kirim Belasan Pasang Ikuti Seleksi Tingkat Provinsi

AMBON,AT-Sekretaris kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse mengungkapkan, pelaksanaan Seleksi calon Pasukan pengibar bendera (Paskibra), tingkat kota Ambon telah usai. Dari puluhan pelajar tingkat SMA di Kota Ambon, yang mengikuti seleksi tersebut, kini tinggal belasan pasangan.

"Seleksi calon Pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang akan bertugas untuk mengibarkan bendera merah putih, di istana negara Jakarta, maupun di lapangan Merdeka, saat 17 Agustus 2024 mendatang, sudah selesai dan hasilnya kita mendapatkan 16 pasangan terbaik,"kata dia, kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (21/3).

Menurutnya, belasan pasangan itu akan dikirim untuk mengikuti seleksi lanjutan ditingkat Provinsi Maluku.

"Nantikan ada seleksi lagi ditingkat Provinsi Maluku, untuk selanjutnya mengikuti seleksi tingkat pusat, dan selanjutnya mereka akan bertugas di istana negera maupun ditingkat Provinsi,"bebernya.

Ririmasse optimis, belasan pasang putra-putri calon Paskibra asal Kota Ambon, lolos baik untuk tingkat Provinsi maupun tingkat nasional.
"Kita harapkan mereka yang dikirim itu merupakan yang terbaik dari Kota Ambon, dan mereka harus lolos ditingkat Provinsi dan pusat sehingga mereka bisa bertugas untuk mengibarkan bendera saat HUT RI 17 Agustus nanti,"tandasnya.

Sebelumnya, seleksi calon Pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang akan bertugas untuk mengibarkan bendera merah putih, di istana negara Jakarta, maupun di lapangan Merdeka, saat 17 Agustus 2024 mendatang, ditingkat Kota Ambon kini telah berlangsung, dan sudah memasuki tahap akhir.

Ketua panitia calon Paskibra Kota Ambon, Agus Ririmasse mengatakan, proses seleksi telah memasuki tahap akhir, dan tinggal mengumumkan hasil seleksi tersebut, dan akan dikirim untuk mengikuti seleksi ditingkat Provinsi.
"Seluruh rangkaian seleksi Paskibra ini telah memasuki tahap akhir, dan tinggal kita umumkan saja,"kata dia, kepada wartawan di Ambon,kemarin.

Menurutnya, hingga proses seleksi tahap terakhir yakni wawancara, masih diikuti oleh 58 orang.

"Peserta yang lolos dan mengikuti tahap ini sebanyak 58 orang. Namun, pada saat registrasi yang kembali mengikuti seleksi tahap akhir ini hanya 52 orang. Artinya enam orang sehingga yang mengikuti tahap terakhir hari ini sebanyak 52 orang," ungkapnya. 

Dikatakan, dari 52 orang ini akan disaring menjadi 20 orang sesuai dengan kuota permintaan Kesbangpol Provinsi Maluku. 
“Ini kuota yang diterima menurut Provinsi itu 20 orang, sehingga dari total 52 orang itu akan dieliminasi 32 peserta untuk mendapatkan jumlah permintaan tersebut,” terangnya. 

Ririmasse akui, peserta pada proses seleksi Paskibra Tahun 2024 ini luar biasa dalam semua aspek. Sehingga dirinya akan berupaya untuk memilih yang paling terbaik. 

“Yang saya (Sekkot-red) lihat mereka ini rata-rata bagus dalam semua aspek. Tetap akan ditentukan sesuai dengan peringkat 1 sampai 20 kita berusaha yang terbaik dan kita tidak mau mengecewakan ini anak-anak," tegasnya. 

Sekkot berharap, akan ada perwakilan dari ke-20 peserta, harus ada yang menjadi pasukan pengibar bendera Merah Putih di Istana Negara.

"Harapan kita dari 20 orang itu harus ada yang menjadi pasukan pengibar bendera pusaka di istana negara, ataupun di Ibu Kota Negara (IKN) dan ditingkat Provinsi Maluku saat upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang,"pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya seleksi calon Pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang akan bertugas untuk mengibarkan bendera merah putih, saat 17 Agustus 2024, kini telah berlangsung, dan sudah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan (Rikes).

Ketua panitia calon Paskibra Kota Ambon, Agus Ririmasse mengatakan, dari proses seleksi yang telah dilakukan, kini calon paskibra tinggal 58 orang.

"Selaku ketua panitia seleksi calon Paskibra datang memantau secara langsung pelaksanan seleksi yang mana awalnya diikuti oleh 223 peserta yang mendaftar dari berbagai sekolah tingkat SMA/SMK dan MA. Kini tinggal sebanyak 58 pelajar tingkat SMA/SMK sederajat mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan dan postur tubuh," kata dia, kepada wartawan dilokasi tes kesehatan, Selasa (5/3).

Menurutnya, sejak awalnya ada 223 pelajar yang mendaftar, kemudian tersaring 77 orang yang lulus persyaratan administrasi, dan maju ke tahapan berikutnya yakni Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) hingga akhirnya meloloskan 58 peserta. 


“Ke-58 Peserta inilah yang kemudian mengikuti tahapan seleksi kesehatan dan postur tubuh saat ini,” ujarnya. 

Dikatakan, dari hasil pantauan, pelaksanaan tes kesehatan ini cukup ketat karena diawasi oleh TNI-AD, guna mendapatkan peserta yang sehat dengan postur tubuh ideal. 

“Mereka yang lolos pada tes di hari ini, nantinya akan mengikuti tes Kesamaptaan hingga tes terakhir yakni tes kepribadian dan wawancara,"terangnya. (AH) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai