KONI Tanimbar Optimis Walau PERCASI Terganjal Aturan
Admin
14 Nov 2022 19:39 WIT

KONI Tanimbar Optimis Walau PERCASI Terganjal Aturan

AMBON, AT.--Perwakilan pengurus cabang olahraga Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Tanimbar melakukan protes lantaran absen mengikuti Pekan Olahraga Maluku (POPMAL) IV di kota Ambon bulan ini.

Menurut Lekson Kulalean, anggaran yang dikelola Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KKT senilai Rp 3,5 miliar harusnya mengakomodir cabang olahraga PERCASI Tanimbar.

"Patut dicurigai, ada sinyal jelek! Pemda hanya mengusulkan Rp 2 milyar, lalu dinaikan jadi Rp 3,5 miliar. Bahwa ketika eksekutif membawa rancangan ke DPRD itu sudah melalui kajian dan indikator," protes Lekson di Warung Kopi Joas Saumlaki, kemarin.

Dirinya menilai, terjadi penambahan anggaran kepada KONI oleh DPRD Tanimbar sewajarnya harus dibijaki dengan mengakomodir beberapa Cabor. Padahal KONI Tanimbar hanya mengikuti 10 dari 17 Cabor saja.

"Kenaikan 75 persen itu pembahasannya mengarah ke mana sampai bisa jadi Rp 3.5 milyar. Patut dipertanyakan, karena ini sesuatu yang tidak wajar dalam sebuah proses penganggaran. Bahkan kepengurusan KONI Tanimbar itu sudah berakhir dan dia hanya meminta perpanjangan kepengurusan dari provinsi untuk pelaksanan ini,"tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Tanimabar, Joseph R.F. Titirloloby yang dikonfirmasi via telepon, meminta publik tidak subjektif dalam beropini tentang keabsahannya. Sebab, KONK Tanimbar di akhir masa kepengurusan tahun 2022, telah melakukan pengusulan ke provinsi untuk diperpanjang sesuai ketentuan AD/ART.

"Terkait kepengurusan KONI Tanimbar sudah sesuai AD/ART, bahwa kepengurusan KONI dapat diperpanjang 6 bulan yang mana KONI KKT telah mengajukan surat permohonan perpanjangan kepengurusan dan terwujud lewat SK KONI Maluku tertanggal 1 September 2022 yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Maluku,"terangnya.

Sedangkan untuk anggaran seperti yang dipersoalkan, kata dia, awalnya dianggarkan Rp 2 miliar untuk 5 cabor.  "Namun beberapa Cabor yang komplen sehingga anggaran diperjuangkan menjadi Rp 3,5 miliar sehingga kami menambahkan5 Cabor lagi menjadi 10 Cabor,"tambahnya.

Salain menjelaskan kebutuhan anggaran yang diperuntukan untuk Popmal Tanimbar, Titirloloby sempat menyentil PERCASI Tanimbar. Akhir Oktober atau awak November pihak, ia dihubungi bahwa telah ada kepengurusan PERCASI.

Namun sampai saat ini bukti fisik surat keputusan (SK) kepengurusan belum disampaikan kepada KONI. Olehnya itu, KONI  tidak bisa lagi mengakomodir PERCASI karena tahapan pendaftaran dan penganggaran untuk 10 cabor sudah final.

"Hal yang sama pula dialami Cabor tenis meja yang lebih dulu memasukan SK kepengurusannya, namun kami tidak mengakomodirnya karena sudah melewati batas waktu yang kami tentukan. Jadi sesungguhnya ini merupakan kelalaian yang bersangkutan, ditambah lagi dengan panduan teknis PERCASI Tanimbar tidak diikutkan dalam peserta POPMLA IV,"tegas Rano, sapaan akrabnya.

Kendati kesibukan mempersiapkan para atlet menghadapi event bergengsi tersebut, Rano sempat meluangkan waktu menjelaskan dugaan yang dituduhkan kepada KONI Tanimbar, bahkan mengucapkan terima kasih atas atensi publik terhadap KONI.

"Saya berharap kedepan PERCASI Tanimbar dapat mengikuti event pada tahun berikutnya dengan memperoleh prestasi yang terbaik demi kejayaan KKT,"tutup Rano. (mal)

 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai