KONI Maluku Mulai Petakan Cabor Unggulan
Levi Kariuw, Ketua Binpres KONI Maluku. --Faiz/AT.
FaizalLestaluhu
24 Mar 2025 13:52 WIT

KONI Maluku Mulai Petakan Cabor Unggulan

AMBON,AT-KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Maluku mulai ancang-ancang  mempersiapkan atlet untuk menghadapi PON XXII di NTT-NTB tahun 2028 mendatang. Salah satunya dengan memetakan cabor potensial atau cabor unggulan yang diprediksi bisa meraih medali di ajang olahraga empat tahunan itu. 

 

Menurut Levi Kariuw, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Maluku bahwa, pemetaan cabor unggulan harus dilakukan lebih awal, begitupun dengan cabor lapis dua dan tiga. 

"Dari kacamata kami, ada sekitar sembilan cabor unggulan Maluku yang diprediksi bisa mendulang medali di PON 2028 nanti, semisal tinju, dayung, atletik hingga karate, " ungkap Levi kepada media ini di Ambon, akhir pekan  kemarin. 

Levi juga mengajak pengurus cabor di seluruh kabupaten dan kota untuk mempersiapkan atlet sejak jauh-jauh hari dan yang paling penting adalah atlet dari cabor unggulan itu tidak ada yang pindah ke daerah lain. 

“Sehingga kami minta nanti masing-masing pengurus cabor untuk membuat semacam ikatan, dalam arti membuat mereka nyaman saat membela Maluku di pentas nasional," tegasnya.

Bukan hanya iti, kata Levi, pihaknya akan berupaya memfasilitasi atlet. Misalnya mencarikan sekolah, pekerjaan, hingga beasiswa.  Langkah ancang-ancang sejak dini ini dirasa sangat penting meskipun PON  tinggal beberapa tahun lagi.

"Tapi harus diingat bahwa ada babak kualifikasi Pra-PON yang biasanya diadakan setahun sebelumnya. Jadi harus mempersiapkan atlet lebih awal, " katanya. 

Pada kesempatan itu, Levi pun mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga untuk mulai mematangkan persiapan menuju perhelatan olahraga akbar di Tanah Air itu. 

"Kami meminta agar persiapan dimatangkan mulai dari sekarang, melalui tahapan yang berkesinambungan,” harap dia. 

Dirinya mengatakan, persiapan sangat penting dalam menghadapi berbagai agenda olahraga yang akan berlangsung dalam empat tahun ke depan.

"Tahun depan, menjadi momentum penting bagi atlet dan pelatih dari seluruh kabupaten/kota di Maluku  untuk bersaing di ajang Pekan Olahraga Provinsi Maluku edisi kelima, " beber dia. 

Karena, tutur Levi, ajang tersebut juga menjadi tahapan krusial untuk menjaring atlet dan pelatih terbaik yang nantinya dipersiapkan menghadapi pra kualifikasi PON. 

“Seperti yang telah dilalui di masa sebelumnya, Pra PON menjadi penentu tiket lolos menuju PON 2028 nanti," ujarnya

Dirinya menyampaikan, cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON 2028 di NTB dan NTT nantinya bisa lebih sedikit dibandingkan PON Aceh-Sumut 2024 (65 cabor) dan semua sudah ditentukan oleh KONI Pusat dan PB PON. 

“Ya semoga atlet yang akan membawa panji Maluku di PON 2028 bisa meraih prestasi maksimal. Oleh sebab itu, pemetaan cabor unggulan harus dimulai dari sekarang,” tutup pria murah senyum ini. 

Untuk diketahui, pada perhelatan PON XXII di NTT-NTB 2028 nantinya hanya mempertandingkan sebanyak 46 cabang olahraga, diantaranya 22 cabang olahraga dilombakan di NTT, dan untuk NTB 24 cabang.(Cal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai