AMBON, AT.--Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Hari HAM Internasional yang jatuh pada 10 Desember 2022, kembali digelar. Kali ini,
Komnas HAM Perwakilan Maluku
bekerja sama dengan Koalisi Lembaga Masyarakat Sipil yang terdiri dari 27 lembaga dan organisasi masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Komnas HAM Maluku, Djuliyati Toisuta mengatakan, kerja sama dan kolaborasi Komnas HAM Perwakilan Maluku dengan Koalisasi Lembaga Masyarakat Sipil dilatarbelakangi oleh situasi dan kondisi pelaksanaan HAM di Maluku akhir-akhir ini, khususnya mengenai meningkatnya angka kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, dan akses layanan kesehatan dan fasilitas publik yang tidak inklusif terhadap kelompok rentan.
"Kerja sama dan kolaborasi antar lembaga ini, diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah melakukan pemenuhan, perlindungan dan pemajuan HAM di Provinsi Maluku,"harap Toisuta, Rabu (23/11/2022).
Kerja sama dan kolaborasi yang dilakukan dalam rangka penyebarluasan wawasan HAM kepada masyarakat, akan dilaksanakan sejak tanggal 25 November 2022 hingga 10 Desember 2022 sebagai puncak acara peringatan Hari HAM sedunia. Kegiatannya berupa penyuluhan hukum dan HAM, sosialisasi UU TPKS, sosialisasi PKDRT, sosialisasi penanggualangan HIV/AIDS, diskusi isu-isu HAM, serta pembukaan pos layanan kesehatan, hukum dan HAM secara gratis kepada masyarakat.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kota Ambon, Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Tengah (Kecamatan Leihitu, dan Salahutu), Kota Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya dan perguruan tinggi. (tab)
Dapatkan sekarang