Ketika SEO Menentukan Nasib Media Daring di Era Digital
Ketgam :

Praktisi digital Seno Pramuadji saat di wawancarai usai Sharing Session, Hoteo The Rinra, Makassar. --Leo/AT.
FaizalLestaluhu
11 Oct 2025 09:03 WIT

Ketika SEO Menentukan Nasib Media Daring di Era Digital

MAKASSAR,AT-Ledakan informasi di era digital membuat visibilitas menjadi segalanya. Bagi media daring, kemampuan mengoptimalkan konten melalui Search Engine Optimization (SEO) menjadi kunci untuk tetap relevan. 

Praktisi digital Seno Pramuadji menegaskan, pemahaman SEO yang mendalam harus menjadi prioritas di setiap ruang redaksi.

Hal itu disampaikannya dalam Sharing Session bersama media mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, yang digelar di ruang Macora, Hotel The Rinra, Kota Makassar, Rabu (8/10/2025).

Dalam sesi tersebut, ia mengatakan bahwa SEO merupakan bagian penting dari strategi media online agar bisa bertahan dan berkembang di tengah perubahan pola konsumsi informasi publik.

SEO itu bukan sprint, tapi maraton. Ia adalah investasi jangka panjang. 

"Hasilnya tidak bisa instan, tapi jika dilakukan dengan konsisten, manfaatnya akan sangat besar,” katanya kepada wartawan usai pemaparan materi, Kota Makassar, Rabu (8/10/2025).

Menurut Seno,  media online perlu memahami elemen-elemen dasar SEO, terutama pada aspek on-page optimization, yaitu upaya mengoptimalkan struktur dan konten situs dari dalam.

Dengan pemahaman itu, kata dia, media bisa memastikan kontennya mudah ditemukan oleh pembaca melalui mesin pencari seperti Google. 

"Kalau media tahu siapa audiensnya, tahu apa yang mereka cari dan butuhkan, maka konten bisa dioptimalkan agar muncul di hasil pencarian. Misalnya, dalam konteks Bank Indonesia, topik yang dicari tentu seputar keuangan, ekonomi, dan bisnis,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemampuan media dalam mengoptimalkan SEO bukan hanya soal meningkatkan pembaca, tetapi juga membuka peluang bisnis baru.

Media yang kredibel dan memiliki performa SEO kuat dapat menjadi mitra strategis bagi berbagai merek atau brand yang ingin memperluas jangkauan pasar, termasuk di daerah.

"Media yang punya performa digital bagus bisa menjadi mitra brand-brand besar maupun lokal. Itu bisa menjadi revenue stream baru di luar iklan konvensional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Seno menyoroti perubahan perilaku masyarakat yang kini cenderung mengonsumsi berita lewat media sosial.

Menurutnya, entry point pembaca berita kini bukan lagi dari homepage situs berita, melainkan dari platform seperti Instagram dan TikTok.

“Netizen sekarang tidak lagi buka situs berita langsung. Mereka lihat berita lewat reels, stories, atau video pendek di media sosial,” paparnya. 

Karena itu, ia menyarankan agar media melakukan amplifikasi konten secara organik di media sosial.

Langkah ini, kata dia, terbukti efektif menarik pembaca baru, terutama kalangan muda yang aktif di platform digital.

Sementara itu, ditempat yang sama, Pimpinan Redaksi Tribun Timur, Ronald Ngantung, mengatakan, Perubahan besar di industri media tak bisa dihindari. Di tengah gelombang digitalisasi dan pergeseran perilaku pembaca, media cetak harus berinovasi jika tak ingin ditinggalkan. 

"Yang ingin saya bagikan hari ini adalah tentang perubahan besar di industri media. Perubahan yang sangat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum era digital,” ungkapnya.

Menurut Ronald, perubahan itu terjadi karena pergeseran perilaku masyarakat dalam mencari informasi. Ia mencontohkan bagaimana mahasiswa jaman sekarang nyaris tidak lagi membaca koran cetak.

“Kalau saya tanya mahasiswa, ‘Masihkah kalian membaca koran cetak?’ Hampir semua bilang tidak. Tapi saat saya tanya dari mana mereka mencari informasi, mereka menjawab: dari media sosial,” tuturnya.

Fenomena ini, kata Ronald, bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Banyak surat kabar besar yang akhirnya berhenti terbit karena kehilangan pembaca.

“Kalau perubahan ini tidak diantisipasi, tamatlah perusahaan medianya,” tegasnya.

Menjawab tantangan itu, Tribun Timur memilih untuk tidak menyerah pada perubahan, tetapi beradaptasi melalui inovasi. (Leo)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai