AMBON,AT-Kondisi parkiran hingga arus Arus lalu lintas di Kota Ambon, kian semraut. Hal itu membuat Kota Ambon, semakin macet.
Pantauan media ini, hampir seluruh tepi jalan di Kota Ambon, sudah dijadikan sebagai lokasi parkir kendaraan terutama roda dua dan roda empat. Begitu juga juga dengan aktivitas becak yang sudah memasuki sejumlah ruas jalan utama.
"AY Patty itukan kawasan tertib lalu lintas dan tertib parkir tapi faktanya hari ini bukan lagi tertib melainkan sudah semraut," kata Fahrul, salah seorang warga kepada media ini, kemarin.
Menurutnya, selama ini pemberlakukan parkir di jalan AY Patty berbeda dengan ruas jalan lain di Kota Ambon.
"Semisal awalnya parkir pararel dan tidak untuk kendaraan roda dua. Begitu juga dengan becak yang tidak boleh lewat, namun hari ini becak juga sudah melintasi jalan AY Patty, kendaraan roda dua juga sudah parkir dan yang lebih parah lagi juru parkir beri ijin,"bebernya.
Selain itu, kata dia, sejumlah ruas jalan di Kota Ambon, semakin semraut.
"Jalan Sultan Hairun, jalan Anthony Reebok dan beberapa ruas jalan lain yang awalnya tertib kini semakin tidak tertib,"terangnya.
Untuk itu, dia berharap ada perhatian serius dari Dinas Perhubungan Kota Ambon, untuk menertibkan ruas jalan tersebut.
"Kami berharap agar Dinas Perhubungan lebih intensif untuk melakukan penertiban sehingga Kota Ambon, bisa kembali tertib seperti sebelumnya. Terutama tertib dalam parkir, dan arus lalu lintas,"tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitella mengatakan, pihaknya kini tengah mengintensifkan penertiban di seluruh ruas jalan di Kota Ambon, terutama pada ruas jalan utama dan kawasan tertib lalu lintas, khususnya di jalan AY Patty.
"Sementara saat ini kita sementara intens untuk melakukan penertiban terhadap parkiran, kemudian jalur becak dan angkot yang melakukan aktivitas turun naiknya penumpang,"kata dia, kepada wartawan di kantornya, Selasa (22/10).
Menurutnya, penertiban itu dilakukan guna mengembalikan suasana Kota Ambon, seperti dulu.
"Kita lakukan di pagi, siang dan sore hari. Memang keinginan kita agar Kota Ambon ini minimal bisa seperti dulu,"terangnya.
Dikatakan, selain penertiban pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada warga khususnya pengguna kendaraan.
"Kita melakukan penertiban dengan cara persuasif, dimana kita utamakan himbauan, agar mereka yang kedapatan melanggar tidak lagi mengulangi," tandasnya.
Disinggung soal parkiran illegal kian marak di berbagai lokasi di Kota Ambon. Hampir semua bahu jalan dijadikan sebagai lokasi parkiran. Padahal tidak semuanya bisa dijadikan sebagai lokasi parkir tersebut, sebab zonasi parkir telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Ambon, melalui Dinas Perhubungan Kota, Suitella mengaku, hal itu juga menjadi perhatian pihaknya.
"Kita juga berikan perhatian dan memang hal itu menjadi sasaran kita juga untuk melakukan penertiban,"tegasnya.(Ars)
Dapatkan sekarang