Kejati Periksa Empat Pejabat Pemprov Terkait Kasus Covid
FaizalLestaluhu
10 Jul 2024 06:27 WIT

Kejati Periksa Empat Pejabat Pemprov Terkait Kasus Covid

AMBON,AT-Sempat jalan di tempat, Kejaksaan Tingggi (Kejati) Maluku mulai meminta keterangan dari empat pejabat Pemerintah Provinsi Maluku terkait kasus dugaan korupsi dana Covid-19 tahun 2020-2021. Pihak lain juga akan deriksa. 

Empat pejabat yang telah diperiksa tersebut, ialah Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Maluku, M.Nasir Kilkoda, Bendahara Dinas Koperasi dan UKM, mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lutfi Rumbia dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, Anthon Lailossa. Mereka mulai diperiksa penyidik kantor Adhyaksa di Jalan Sultan Hairun itu sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIT.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Maluku, Ardy membenarkan adanya pemeriksaan itu. Ardy menjelaskan, pemeriksaan terhadap 4 pejabat itu guna menggali bukti dalam kasus tersebut.

"Benar tadi ada pemeriksaan terhadap 4 pejabat Pemprov. Mereka yang memenuhi panggilan permintaan keterangan yaitu, Kadis Koperasi dan UKM, Bendahara Koperasi dan UKM, Mantan Kepala BPKAD dan Kepala Bappeda," ungkap Ardy saat dikonfimasi, Selasa (9/7).

"Tak hanya 4 orang tadi, penyidik juga telah menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah saksi untuk dimintai keterangan besok. Untuk jumlahnya belum diketahui. Jika sudah ada informasi akan diberitahu," tambahnya lagi.

Sebelumnya, mereka yang telah dipanggil dan diambil keterangannya, yakni Kepala Dinas Infokom, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Mantan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie diduga terlibat dalam kasus ini. 

Untuk diketahui, di tahun 2020 anggaran Covid-19 Pemprov Maluku sekitar Rp100 miliar. Sedangkan untuk tahun 2021 diduga berkisar Rp 70 miliar. Ratusan miliar dana Covid-19 untuk dua tahun ini diduga diselewengkan sehingga dilaporkan masyarakat ke pihak Kejati Maluku. (Jar) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai