Kecamatan Batabual Terisolir Dari Program MBG
Tampak salah satu SD di Desa Namlea ilat, Kabupaten Buru. Sekolah ini belum terjangkau program MBG.--istimewa.
FaizalLestaluhu
29 Oct 2026 09:03 WIT

Kecamatan Batabual Terisolir Dari Program MBG

BURU,AT-emenjak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergulir 2025 lalu dan telàh menjangkau seluruh kabupaten/kota di Tanah Air, namun tidak demikian dengan Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru. Kecamatan ini seolah terisolir dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.

Beberapa pihak sekolah di Kecamatan   Batabual mengaku sudah menyampaikan dan mempertanyakan alasan  belum masuknya program MBG diwilayah mereka di kabupaten, tapi dijelaskan itu harus disampaikan langsung ke pengelolah dapur MBG di provinsi. 

"Semestinya hal tersebut menjadi perhatian serius bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Buru, khususnya perwakilan dari Kec. Batabual," ujar salah satu guru di Kecamatan Batabual saat menghubungi media ini, Kamis (29/10).

Menurutnya, pihak DPRD harus bisa  mengontrol dan memantau proses berjalannya Program MBG di Buru. Dan kalau ada kecamatan belum terjangkau mereka harus berani menyuarakan atau memperjuangkannya.

"Problem seperti ini harus menjadi tanggung jawab mereka, karena mereka (DPRD) yang sudah mendapatkan mandat dari Rakyat," singgungnya.

Paling tidak, kata dia, ada penjelasan kenapa program tersebut hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tapi tidak menjangkau anak-anak  di Kec. Batabual. "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus betul-betul terealisasi di permukaan, bukan sekedar simbol tanpa makna," tandasnya.

Kepada Pemda Kabupaten, kata dia, juga harus segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar ada percepatan pembangunan dapur  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Batabual. 

"Begitu juga bagi instansi terkait yang menjalankan program MBG, kami mendorong untuk secepat mungkin SPPG ini bisa di bangun di wilayah Kecamatan Batabual," ujarnya.

Beberapa desa di Kecamatan Batabual seperti di Desa Ilath, Namlea Ilath, Waimoli, Namsugi, dan lainya sejauh ini belum ada informasi kapan program MBG menyentuh wilayah mereka. 

Batabual, kata dia juga sebagai wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam perluasan layanan MBG, dan jangan hanya kota kabupaten yang disentuh.

"Kiranya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia harus diwujudkan, dan bukan hanya sekedar slogan. Program MBG ini harus dapat menyentuh anak-anak kita yang sedang belajar di wilayah Batabual," harapnya. (Pro)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai